Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kapolres Jepara AKBP Arif Bahtiar membenarkan rencana aksi ini. Pemberitahuan mengenai aksi damai ini sudah masuk ke pihaknya. Dalam hal ini pihaknya juga sudah mempersiapkan langkah-langkah pengamanan untuk aksi para mahasiswa tersebut.

Pihaknya berharap, aksi mahasiswa tersebut bisa berlangsung damai, tertib dan tidak menganggu kepentingan umum. Mereka menyatakan akan melakukan aksinya di DPRD Kabupaten Jepara.

“Sesuai dengan pemberitahuan yang masuk, memang hari ini sekitar jam 13.00 WIB akan ada aksi para mahasiswa turun ke jalan. Kami sudah melakukan koordinasi untuk menyikapi rencana aksi tersebut,” ujar AKBP Arif Budiman.

Sebelumnya, beredar juga isu tentang akan adanya gerakan dari para siswa SMA/SMK di Jepara untuk menggelar aksi seperti yang terjadi di beberapa daerah baru-baru ini. Melalui media sosial, beredar ajakan untuk para siswa berkumpul dan melakukan aksi, pada Kamis (26/9/2019).

Merespon isu yang berkembang, Pemkab Jepara pada Kamis (26/9/2019) petang mengumpulkan seluruh kepala SMA/SMK yang ada di Jepara. Mereka diajak melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna Setda Jepara. Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto dan Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi serta sejumlah pejabat, berbicara langsung kepada para kepala sekolah.

Dian Kristiandi menyebut rapat koordinasi dengan kepala sekolah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi sejak dini agar para siswanya tidak terlibat dalam aksi-aksi demonstrasi dan sejenisnya. Meskipun saat ini aksi di Jepara belum nampak, antisipasi akan terus dilakukan.
Dian Kristiandi menyebut rapat koordinasi dengan kepala sekolah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi sejak dini agar para siswanya tidak terlibat dalam aksi-aksi demonstrasi dan sejenisnya. Meskipun saat ini aksi di Jepara belum nampak, antisipasi akan terus dilakukan.Lebih lanjut Andi mengungkapkan, di bulan Oktober ini negara memiliki dua agenda besar yakni pelantikan DPR dan presiden. Pihaknya berharap upaya-upaya untuk menggagalkan agenda besar itu bisa dideteksi.“Kita semua sebagai warga negara ingin kondisi daerah yang kondusif, maka dari kita harus serius melakukan antisipasi,” kata Dian Kristandi.Terpisah, Komandan Kodim Jepara Letkol Arm Suharyanto mengaku siap meningkatkan intensitas pengawasan. Dirinya juga sudah berbicara dengan BEM dan PMII Jepara terkait rencana aksi demo siang ini.“Saya dan Kapolres Jepara sudah menemui perwakilan mahasiswa semalam. Koordinasi untuk rencana aksi demonstrasi pada siang hari ini,” ujar Letkol Suharyanto. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler