Jepara Targetkan Tahun Ini Tak Ada Lagi Orang BAB Sembarangan
Budi Santoso
Sabtu, 12 Oktober 2019 13:20:07
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Tahun 2019 ini, Pemkab Jepara menargetkan sudah bisa menghilangkan kebiasaan buruk sebagian warganya ini. Melalui Program Peduli Kaline Bening Kakuse Sehat (Kali Lingkas), upaya penyadaran terhadap warga terus digeber sepanjang tahun ini.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Mundrikatun menyatakan, sampai 2019 ini, masih ada sebagian warga di 75 desa yang masih memiliki budaya BABS. Dari 195 desa/kelurahan yang ada, desa-desa tersebut mendapatkan perhatian khusus soal itu.
“Melalui program Kali Lingkas ini, semua rumah di wilayah Kabupaten Jepara akan difasilitasi untuk memiliki jamban sehat. Selain itu juga dilakukan sosialisai untuk mengubah perilaku masyarakat yang masih terjangkiti budaya BABS,” ujar Mundrikatun, Sabtu (12/10/2019).
Tahun ini DKK Jepara akan melaporkan ke provinsi, agar dilakukan prakualifikasi dan dilanjutkan verifikasi. Rencananya, pada 2019 ini Pemkab Jepara sudah akan mendeklarasikan semua kecamatan dan desa di Kabupaten Jepara sebagai daerah bebas BABS.
Program Kali Lingkas dimulai dengan membentuk tim Kali Lingkas di tingkat desa. Kemudian, melakukan pendataan rumah tangga yang belum memiliki jamban sehat.
Selanjutnya, bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat membuat peraturan desa untuk menggerakan masyarakat agar berperilaku hidup sehat.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



