Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kegiatan ini dilandasi keprihatinan kondisi di Pulau Panjang. Pulau yang merupakan salah satu destinasi wisata Jepara ini, banyak terdapat sampah.

Beberapa sampah kemungkinan merupakan sampah dari para pengunjung. Namun ada banyak sampah juga yang merupakan bawaan ombak akibat sampah yang dibuang sembarangan di sungai-sungai.

Sampah-sampah kemudian terkumpul di perairan Pulau Panjang dan menganggu pemandangan.

“Karena itu kami kemudian mengajak beberapa pihak untuk bersama-sama melakukan sesuatu. Clean Day ini mungkin bukan solusi pasti dari masalah sampah ini. Tapi setidaknya bisa memberi sebuah pesan kepada khalayak agar semua bisa menjaga kebersihan,” ujar Tantowi Jauhari, Kabid Kemaritiman KADIN Jepara, Minggu (13/10/2019).

Kadin Jepara sendiri dalam kegiatan ini menggandeng sejumlah pihak. Di antaranya BBPBAP Jepara, BPBD Jepara dan sejumlah lembaga di Jepara.

Sekitar 500 orang terlibat dalam kegiatan ini. Semua memunguti sampah yang ada di seluruh bagian pulau Panjang.

Selanjutnya sampah-sampah yang didapatkan dikumpulkan dalam kantong-kantong besar. Kemudian dilakukan pemilahan sampah.
Selanjutnya sampah-sampah yang didapatkan dikumpulkan dalam kantong-kantong besar. Kemudian dilakukan pemilahan sampah.Sampah plastik, residu dan sebagainya dipisahkan tersendiri. Sampah yang bisa didaur ulang juga ditempatkan pada tempat khusus untuk diproses daur ulang.“Ada sejumlah jenis sampah yang kami temukan. Total semuanya seberat 617 kg. Rincianya ada residu, plastik, kaca, karet, kertas, streofoam dan kaca. Semuanya kami bawa untuk ditangani dengan benar,” tambah Tantowi Jauhari.Selain membersihkan sampah, dalam ‘Clean Day’ juga dilakukan kegiatan restocking bandeng dan udang windu. Sebanyak 25 ribu ekor bibit ikan bandeng dan udang windu sebanyak 250 ribu ekor ditebar di perairan sekitar pulau Panjang.Diharapkan, pada masa mendatang bibit yang ditebar tersebut bisa tumbuh dan memberi stok bagi kebutuhan masyarakat. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler