Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dalam hal ini furnitur dari kayu, kerajinan kayu dan kerajinan tangan (handicraft), serta kayu olahan, merupakan kontributor terbesar PDRB untuk sektor industri pengolahan.
Kepala Disperindag Ratib Zaini, menyampaikan hal ini pada Selasa (22/10/2019).
Kelompok industri furnitur dari kayu, menurut Ratif Zaini digeluti oleh 386 pelaku ekspor. Mereka melakukan ekspor ke 114 negara. Dengan volume usaha sebesar 59,95 juta kilogram, nilainya mencapai lebih dari US$ 179 juta.
Kemudian kelompok kerajinan kayu serta kerajinan tangan, tercacat telah mampu melakukan ekspor ke 31 negara. Ada 82 pelaku ekspor dari kelompok ini.
Volume ekspornya mencapai 1,91 juta kilogram dengan nilai US$3,92 juta. Sedangkan produk kayu olahan, telah diekspor ke 33 negara oleh 38 eksportir, dengan volume ekspor mencapai 8,3 juta kilogram, dan nilainya mencapai US$8 juta.
“Selain menonjol, kerajinan mebel dan ukiran telah menjadi trademark, nafas kehidupan dan urat nadi perekonomian masyarakat Jepara,” ujar Ratif Zaeni.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



