Jika PLTU TJB Jepara Mandek Beroperasi, 5 Juta Pelanggan Akan Terdampak
Budi Santoso
Selasa, 22 Oktober 2019 18:54:05
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
GM (General Manager) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan Tanjung Jati B, Koman Parmita menyatakan, pihaknya berharap bisa terus memberikan pelayanan terbaik. Forum MSH 2019 adalah upaya pihaknya untuk menjalin komunikasi sekaligus mendapatkan masukan dari seluruh stake holders yang ada.
PLTU TJB sendiri merupakan salah satu objek vital nasional yang ada di Jepara. Keberadaan dan keberlangsungannya harus dijaga bersama seluruh pihak.
“Kami tentu butuh masukan dari semua pihak, untuk bisa semakin meningkatkan pelayanan kami. Melalui forum inilah kami berharap bisa mendapatkan masukan-masukan tersebut,” ujarnya.
Dijelaskannya, sebagai objek vital nasional PLTU TJB yang berkapasitas 2.600 MW, memasok 12 persen dari kebutuhan listrik di Jawa-Bali. Pasokan ini memberi pasokan untuk sekitar 4 juta sampai 5 juta pelanggan.
Sehingga menurut dia, keberlanjutan dan keberlangsungan PLTU TJB sangat diperlukan. PLTU TJB harus dijaga dan selalu diamankan. Hal ini membutuhkan sebuah partisipasi dari se
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



