Industri Batik Diharap Bisa Jadi Kekuatan Ekonomi Baru di Jepara
Budi Santoso
Sabtu, 2 November 2019 14:08:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, Pemerintah Kabupaten Jepara bangga dengan usaha-usaha yang telah dirintis oleh para pelaku usaha batik di Jepara. Saat ini batik Jepara sudah mulai dikenal di berbagai tempat.
Seiring dengan waktu pihaknya berharap, usaha pengembangan batik Jepara ini bisa terus dikembangkan. Para perajin batik Jepara yang tergabung dalam Paguyuban Batik Biyung Pralodo, Jepara, diharapkan juga bisa terus mengembangkan kreativitasnya.
"Kami berharap industri batik Jepara bisa menjadi penopang baru ekonomi daerah dan masyarakat. Itu bisa terjadi kalau berkembang dengan baik. Ikutilah selera pasar tanpa mengesampingkan patron lokal yang ada," kata Dian Kristiandi, Sabtu (2/11/2019).
Sejarah batik di Jepara disebutnya sempat mengalami kehilangan mata rantai. Batik Jepara yang dikenalkan oleh RA Kartini ke pelosok penjuru dunia bersama mebel, sempat hilang di Jepara.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



