Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Komandan Kodim 0719/Jepara Letkol Arm Suharyanto, menyebutkan sedikitnya sudah ada tujuh orang prajurit yang saat ini menjalani proses hukum. Hal ini karena disebabkan oleh istrinya yang tidak bijak dalam menggunakan medsos.

Berkaca dari masalah itu, selaku pembina Persit Kartika Candra Kirana (KCK) Kodim 0719/Jepara, ia secara terbuka memberikan pengarahan terhadap para istri prajuritnya, Senin (11/11/2019). Bagaimana cara menggunakan medsos secara baik dan benar, disampaikan kepada mereka.

“Saya berharap hal-hal serupa yang terjadi di medsos, yang berkembang saat ini tidak terjadi di Jepara. Jaga jari, jaga pikiran, dan hati kita dengan tidak mengeluarkan statement yang tidak pantas di medsos yang nantinya akan berakibat viral dan fatal,” ujarnya di hadapan para istri tentara Jepara.

Dandim berpesan kepada seluruh anggota Persit agar bijak dalam menggunakan media sosial. Dengan tidak memposting sesuatu yang kurang pantas, apalagi memberikan komentar negatif kepada pihak lain.

Kemudian tidak melakukan repost (menampilkan ulang) video atau gambar yang berisi ujaran kebencian atau berita provokasi. Juga diharapkan tidak menanggapi maupun ikut berkomentar di medsos terkait isu atau berita hoaks.“Fungsi media sosial yang mulanya sebagai sarana bersosialisasi mengalami perubahan dan peningkatan hingga bisa menjangkau aktivitas seseorang dalam banyak hal. Pembahasan di media sosial pun tidak lagi tentang hal-hal biasa saja, tapi bisa menyangkut hal apapun, yang tidak jarang dapat menimbulkan masalah bagi sebagian orang. Jadi hati-hati,” pungkasnya. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler