Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Jepara Ashar Ekanto menyatakan, masih memerlukan data-data valid terkait dengan kebutuhan perumahan ini. Namun demikian ada perhitungan yang bisa digunakan.

Jika penduduk Jepara saat ini diperkirakan mencapai 1,2 juta jiwa maka hitungan idealnya, dibutuhkan sekitar 300 ribu unit rumah. Jumlah ini dihitung dengan asumsi satu kepala keluarga (KK) terdiri dari 4 orang.

Sedangkan saat ini di Kabupaten Jepara sendiri sudah ada sekitar 260 ribu rumah. Jumlah ini sesuai dengan data yang ada di Disperkim Jepara. Sehingga dengan demikian Jepara membutuhkan sekitar 40 ribu rumah baru untuk warganya.

“Disperkim merupakan OPD (organisasi perangkat daerah) baru. Saat ini kami masih terus mengumpulkan data-data mengenai masalah pemukiman dan perumahan. Namun untuk kebutuhan rumah, dengan hitungan tadi angkanya mencapai sekitar 40 ribu unit,” ujar Ashar Ekanto, Rabu (4/12/2019).

Jumlah itu merupakan kebutuhan yang harus bisa disediakan. Beberapa program saat ini sudah dilaksanakan pemerintah.

Di antaranya adalah dengan pembangunan perumahan bersubsidi. Di luar itu juga ada perumahan khusus, seperti perumahan untuk nelayan.Di Jepara untuk perumahan khusus nelayan sudah ada di Kedung Malang. Saat ini perumahan tersebut juga sudah ditempati. Perumahan nelayan di Kedung Malang, merupakan bantuan dari pemerintah pusat.“Untuk selanjutnya kami akan menjalankan program-program pembangunan perumahan yang digulirkan dari pemerintah pusat. Diantaranya perumahan bersubsidi berbasis komunitas,” tambah Ashar Ekanto. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler