Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jepara, akan mengelola pemanfaatan dana yang diperoleh dari program PPS ini. Pada tahun sebelumnya, PPS juga sudah dilaksanakan di kalangan siswa-siswi dan mahasiswa.

Menurut Ketua Baznas Jepara, H. Mahsunduri, tahun ini PPS ditargetkan mampu menghimpun dana sebesar Rp 1,3 miliar. Pada pelaksanaan tahun sebelumnya, program ini mampu menghimpun dana sampai sekitar Rp 770 juta. Pihaknya berharap pelaksanaan tahun ini bisa dilaksanakan dengan baik.

“Dana dari PPS ini sebagian besar kembali lagi ke sekolah dalam bentuk beasiswa yang diberikan pada siswa yang tidak mampu. Selebihnya juga digunakan untuk kegiatan pemberdayaan ekonomi produktif masyarakat,” kata Mahsunduri, Senin (9/12/2019)

Program PPS sendiri, diluncurkan secara resmi di beberapa lokasi. Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Dian Kristiandi melaunching kegiatan ini SMKN 1 Bangsri, Senin (9/12/2019). Sedangkan Komandan Kodim 0719 Jepara, Letkol Arm Suharyanto melaksanakan kegiatan yang sama di SMP N I Jepara.

PPS akan dilaksanakan selama sepekan mulai 9-14 Desember 2019. PPS ini merupakan program yang digagas oleh Baznas Kabupaten Jepara sejak 2010 lalu. Para siswa dan mahasiswa diminta untuk menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk disumbangkan.
PPS akan dilaksanakan selama sepekan mulai 9-14 Desember 2019. PPS ini merupakan program yang digagas oleh Baznas Kabupaten Jepara sejak 2010 lalu. Para siswa dan mahasiswa diminta untuk menyisihkan sebagian uang saku mereka untuk disumbangkan.Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan pelaksanaan PPS ini merupakan media yang tepat untuk mengajarkan nikai-nilai luhur kepada peserta didik, generasi penerus. Para pesera didik diajak untuk belajar ikhlas membantu mengumpulkan dana sosial dengan cara menyisihkan uang saku.“Saya kira ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial kita terhadap sesama melalui jalan sedekah atau infaq bagi yang membutuhkan,” kata Dian Kristiandi, Senin (9/12/2019). Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler