Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


KH Mashudi menyatakan, sebelum terbitnya aturan tentang adanya FKUB ini dari pemerintah, di Kabupaten Jepara sebelumnya sudah ada forum ini. Namanya Forum Kerja Sama Antarumat Beragama (Forkab), yang pada akhirnya menjadi embiro dari berdirinya FKUB ini.

Mashudi menyebut, hal itu membuktikan bahwa soal kerukunan antarumat beragama sudah lama menjadi konsen dari pemerintah maupun berbagai elemen masyarakat lainnya. Karena itu, pihaknya berharap FKUB selalu bisa menjadi tempat untuk berkomunikasi, berkoordinasi dan bertoleransi antarumat beragama.

Ke depan, pihaknya berharap FKUB Jepara akan bisa terus berpartisipasi untuk mewujudkan Jepara yang rukun dan damai. Sejauh ini apa yang telah dilakukan oleh FKUB sedikit banyak telah membantu menjaga kondusifitas daerah di Jepara.

“Jangan sampai ada dusta di antara kita. Termasuk jangan sampai ada ranting yang patah atau kaca yang pecah di Jepara. FKUB harus bisa menunjukkan kerukunan antarumat beragama terjalin dengan baik di Jepara,” ujar KH Mashudi, Senin (23/12/2019).

Prosesi pelantikan ini diawali dengan pembacaan SK dari Plt Bupati Jepara terkait dengan susunan pengurus FKUB Kabupaten Jepara periode 2019-2024. Dilanjutkan dengan kata pelantikan oleh Plt Bupati dilanjutkan pemberian ucapan selamat dari Forkopinda yang hadir.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Dian Kristiandi menyampaikan apresiasi peran FKUB. Kontribusinya dalam ikut serta menjaga kondusifitas di Jepara, utamanya jelang perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini, sangat diharapkan.Apalagi menurutnya, saat ini bangsa Indonesia sering diuji dengan isu terkait intoleransi yang dapat memecah belah persatuan. Hal ini dapat dilihat dari hiruk pikuk perdebatan serta ujaran kebencian di berbagai media sosial.“Oleh karena itu perlu gerakan bersama agar tercipta toleransi serta kerukunan di antara umat beragama. Tak hanya intoleransi, isu radikalisme juga semakin mengemuka. Bibit radikalisme berpotensi terjadi di semua agama. Seiring dengan banyaknya temuan kaum muda yang terpapar paham ini. Di mana gerakan ekslusif transnasional ini dapat mengancam keberagaman,” ujar Dian Kristiandi, Senin (23/12/2019) secara terpisah. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler