Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut M  Zaenudin, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, kejadian ini berawal saat korban melakukan panen rambutan. Korban yang bernama M  Adi Susanto (51) warga Serikandang, bersama istrinya Siti Rochani menebas (membeli) rambutan milik Ahmadun (45) tetangganya.

Sejak pagi sekitar jam 09.00 WIB suami istri ini memanen rambutan yang sudah ditebasnya. Namun sekitar tengah hari jam 12.00 WIB, nasib naas menimpa M Adi Susanto.

Tanpa disadari, galah yang digunakannya untuk memetik rambutan mengenai jaringan listrik yang ada di dekat pohon. Sengatan listrik langsung menghajarnya, hingga galahnya jatuh, dan dirinya lemas di atas pohon.

“Istrinya yang mengetahui kejadian ini langsung meminta bantuan ke warga yang lain. Selanjutnya melaporkan ke PLN atas kejadian ini. Kami dan beberapa tim lainnya juga mendapatkan laporan. Bersama PLN yang sudah tiba lebih dulu, usaha evakuasi akhirnya berhasil diturunkan dari pohon,” ujarnya.

Dengan menggunakan mobil khusus milik PLN, korban yang lemas di atas pohon rambutan kemudian diturunkan dengan cara dikatrol.

Usaha ini akhirnya berhasil menurunkan korban, sekitar pukul 13.00 WIB. Karena kondisinya, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Bangsri. Meski lemas, korban diketahui masih bisa diselamatkan nyawanya.

Sementara itu, Manajer PLN Rayaon Bangsri Silviana Yuli Wulandari menyatakan, kejadian ini menyebabkan aliran listrik padam. Pihaknya membutuhkan waktu sekitar 30 menit sampai sejam untuk memulihkan aliran listrik yang padam.Pada kejadian ini pihaknya juga ikut terlibat langsung melakukan evakuasi korban bersama sejumlah pihak.Beruntung galah yang menempel pada kabel jaringan langsung terpental dan jatuh ke tanah. Jika sampai masih terus menempel ke korban, kejadiannya akan lebih tragis.“Kami berharap agar masyarakat berhati-hati saat berkegiatan di sekitar kabel jaringan PLN. Pada kejadian ini beruntung galahnya langsung terpental jatuh. Kalau masih nempel, tentu kejadiannya akan lebih buruk. Kami mohon masyarakat bisa berhati-hati,” terangnya. Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler