Angka Kemiskinan di Jepara Diklaim Terus Berkurang Sejak 2014
Budi Santoso
Jumat, 17 Januari 2020 18:40:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Faktor keamanan dan kondusifitas wilayah disebut menjadi faktor pendukung keberhasilan itu.
Menurut Asisten I Sekda Jepara Mulyaji, menyebut keamanan dan kondusifitas yang baik di Jepara membuat iklim investasi tumbuh baik.
Investor banyak yang masuk dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Jepara. Dampaknya perekonomian masyarakat terdongkrak.
Selanjutnya ada faktor pariwisata juga menjadi faktor penting. Menggeliatnya dunia pariwisata Jepara berdampak pada meningkatnya perekonomian Jepara.
Ada banyak objek wisata yang dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat dan memberi dampak ekonomi bagus. Sektor ini juga berdampak pada dunia UMKM dan menggerakan perekonomian juga.
“Angka kemiskinan Kabupaten Jepara, saat ini angkanya mencapai 6,66 persen dari total penduduk sebanyak 1,2 juta jiwa. Dengan angka ini Jepara menempati posisi ke-4 dengan angka kemiskinan paling sedikit se-Jawa Tengah,” ujar Mulyaji, Jumat (17/1/2020).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



