Tingginya Debit Air Kali Wiso dan Kali Kanal Jadi Biang Kerok Banjir di Jepara
Budi Santoso
Senin, 27 Januari 2020 15:59:19
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara Ari Bahtiar menjelaskan, berdasarkan telaah yang dilakukan, banjir yang terjadi di jantung Kota Ukir memang diakibatkan karena besarnya debit air yang memenuhi saluran-saluran yang ada. Baik saluran besar Kali Wiso dan Kali Kanal, debit airnya pada saat itu sangat tingi. Ini terjadi karena hampir di seluruh wilayah Jepara hujan deras terjadi secara bersamaan.
“Wilayah hulu Kali Wiso dan Kali Kanal juga mengalami hujan deras pada saat itu. Sehingga ketinggian air di dua sungai ini membuat air dari drainase kota tidak bisa masuk. Sehingga timbul genangan,” ujar Ari Bahtiar, Senin (27/1/2020).
Selama ini, pengendalian banjir di Jepara dilakukan dengan mengatur pintu air di Bendung Les Bapangan. Namun saat kejadian memang debit air yang datang dari hulu sangat melebihi dibandingkan hari-hari biasanya. Sehingga ketinggian air di Kali Wiso dan Kali Kanal mencapai titik maksimal.
Akibatnya, di wilayah kota, air dari drainase tidak bisa masuk ke Kali Wiso. Sebaliknya, di beberapa titik, air dari Kali Wiso malahan masuk ke wilayah kota melalui pintu-pintu pembuangan yang ada di sepanjang Kali Wiso. Hal yang sama di sisi selatan kota, di mana air drainase tidak bisa masuk ke Kali Kanal karena ketinggian air yang ada.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



