Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kejadian ini sempat menimbulkan ketersendatan arus lalu-lalu lintas di Jalan Raya Soekarno-Hatta tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kedatipun truk tersebut sempat terguling dengan posisi dua bannya berada di atas.

Kayu kepelan, muatan truk tersebut berserakan di bahu kanan, sehingga menganggu pengguna jalan dari arah berlawanan. Pihak Satlantas Polres Jepara, yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan upaya pengaturan arus lalu lintas.

Kanit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Jepara, Ipda Heru menyatakan, kejadian ini bermula saat truk Mitsubishi bernopol H-1381-JA melaju ke arah Kudus. Karena medan menanjak, truk mencoba menambah kecepatan agar tetap kuat menanjak.

Namun pada saat masuk tingkungan, sebuah kendaraan secara tiba-tiba keluar dari cucian mobil yang ada di sekitar gang Anavisia. Menghindari tabrakan, Ma’arif yang mengendarai truk, membanting stir ke kanan. Karena muatan penuh, truk akhirnya oleng dan terguling.

“Kayu yang dimuat adalah kayu kepelan atau limbah yang akan dibawa ke Semarang. Mungkin karena kehujanan, bobotnya menjadi lebih berat. Sehingga stir tidak bisa dikendalikan pada posisi menanjak dan tiba-tiba dibanting ke kanan,” ujar Ipda Heru, Senin (27/1/2020).

Truk kemudian terguling dengan posisi rodanya menghadap ke sisi kiri jalan. Sedangkan bak truk menghadap ke arah sisi kanan jalan. Kayu-kayu yang dimuat akhirnya berserakan di bahu kanan jalan.
Truk kemudian terguling dengan posisi rodanya menghadap ke sisi kiri jalan. Sedangkan bak truk menghadap ke arah sisi kanan jalan. Kayu-kayu yang dimuat akhirnya berserakan di bahu kanan jalan.Usaha untuk mengembalikan posisi truk akhirnya dilakukan dengan cara manual. Pihak Polisi meminta bantuan mayarakat sekitarnya untuk beramai-ramai menarik bagian bak truk. Usaha ini akhirnya berhasil dilakukan dengan perhitungan cermat.“Kalau memanggil truk Derek kemungkinan memerlukan waktu lama. Akhirnya dengan cara manual, kami bersama warga sekitar menarik truk ini agar bisa kembali ke posisi normal,” tambah Ipda Heru.Sekitar satu jam, usaha untuk menormalkan situasi arus lalulintas bisa dilakukan. Namun demikian, sampai siang kayu-kayu yang berserakan masih dalam proses dimuat kembali. Karena muatan terlalu berat, akhirnya satu truk lain di datangkan untuk memuat kayu-kayu tersebut. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler