Longsor, Akses Jalan di Desa Kaligarang Terancam Putus
Budi Santoso
Senin, 10 Februari 2020 16:56:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
M Zaenuddin, salah seorang petugas BPBD Jepara yang datang ke lokasi mengatakan, longsor yang terjadi pada Jumat (7/2/2020) dini hari tersebut memang mengancam terputusnya akses jalan. Apalagi, longsoran yang terjadi meliputi lahan sepanjang kurang lebih 15 meter dan tinggi sekitar 8 meter.
Material yang runtuh membuat sebagian bahu jalan mengalami longsor ke bawah. Kondisi ini bisa saja disusul dengan longsoran lagi, jika hujan deras kembali datang.
“Kami sudah mendata dan mencoba memberikan masukan bagi langkah antisipasinya. Masyarakat sudah bergotong royong melakukan upaya darurat untuk mencoba agar longsor susulan tidak terjadi lagi,” katanya.
Sementara itu, untuk kejadian longsor di areal persawahan Klumprit Desa Kelet, Keling, Jepara, BPBD Jepara juga melakukan penaksiran. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan 500 lembar karung plastik.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



