Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Menurut petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara M Zaennudin, kejadian ini berlangsung saat hujan rintik-rintik berlangsung di Desa Kancilan. Korban yang diketahui bernama Wasit (53), saat itu sedang bekerja di sawah milik Wito.

Saat hujan mulai deras, Wasit diketahui hendak berteduh di gubug yang ada di pinggiran sawah. Namun persis sampai gubug, petir menyambar tubuh korban. Wito yang juga berada di sekitar lokasi dan mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Kembang.

“Penanganan terhadap korban selanjutnya dilakukan. Namun korban diketahui sudah tidak tertolong jiwanya. Korban mengalami luka bakar, akibat sambaran petir,” ujar M Zaenudin, Senin (17/2/2020).

Setelah dilakukan penanganan di lokasi, korban kemudian dibawa ke Puskesmas Kembang untuk dilakukan pemeriksaan. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka, untuk dimakamkan. Kejadian ini berlangsung cepat dan tidak ada yang menduganya.

Sementara itu, Kepala BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menghimbau masyarakat untuk selalu bersikap waspada. Sambaran petir dimungkinkan terjadi pada wilayah-wilayah terbuka seperti di persawahan. Pada saat hujan sedapat mungkin segera tinggalkan daerah yang terbuka.“Segera berteduh mencari tempat yang aman. Kalau di rumah ya masuk ke dalam rumah jangan di teras. Biasanya kalau ada gumpalan awan berwarna hitam pekat, hujan yang datang biasanya disertai dengan petir. Jadi kami mohon masyarakat bisa berhati-hati,” ujar Arwin Noor Isdiyanto. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler