Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kabid Perhubungan Laut pada Dinas Perhubungan (Dishub) Jepara Surata menyatakan, pihaknya berharap fasilitas ini bisa membantu para penumpang untuk bisa menjaga kebersihan diri. Hal ini juga seiring dengan diterapkannya pengawasan para penumpang melalui pemeriksaan tubuh.

Fasilitas untuk mencuci tangan disediakan di pintu masuk pelabuhan penumpang. Selain ketersediaan air, juga disediakan sabun antiseptic yang diharapkan bisa membersihkan virus sehingga tidak menular. Langkah ini juga merupakan respon atas intruksi Gubernur Jawa Tengah dan Bupati Jepara.

“Karena di sini merupakan salah satu tempat yang bisa dikategorikan sebagai lokasi berkerumun, maka kami harus melengkapinya dengan fasilitas ini. Dengan begitu para penumpang bisa mencuci tangannya lebih dulu, sebelum berlayar,” ujar Surata, Senin (16/3/2020).

Baca Juga:
Pelabuhan Penyeberangan Pantai Kartini sendiri, sampai sejauh ini masih terus melayani pelayaran dari dan ke Karimunjawa. Pemerintah Kabupaten Jepara belum memutuskan menutup Karimunjawa sebagai wilayah destinasi wisata terkait, penyebaran virus corona. Sehingga pelayaran masih dibuka setiap hari.Namun, Surata menyatakan, sejak beberapa hari terakhir, jumlah penumpang yang menyeberang ke Karimunjawa mulai mengalami penurunan. Penurunan yang terjadi terdeteksi sejauh ini mencapai 30-an persen. Dibandingkan hari-hari biasanya, jumlah penumpang yang ke Karimunjawa menurun jumlahnya.“Tidak hanya penumpang wisatawan lokal, penumpang wisatawan asing juga mengalami penurunan. Pada pelayaran hari ini jumlah penumpang hanya mencapai 290 orang, dari yang biasanya 400 orang,” ujar Surata. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler