Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tim Medis Puskesmas Jepara datang bahkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap. Mereka pun langsung melakukan upaya penanganan sesuai Stadart Operating Procedure (SOP) penanganan terhadap pasien Covid-19.

Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara melalui juru bicaranya, Muslimin membenarkan hal ini. Dikatakannya, sebuah tim yang terdiri dari dokter, analis, dan bidan desa melakukab visit ke WNA tersebut. Tim juga didampingi oleh petugas Babinsa dan Bambinkabtimas dari Polres dan Kodim 0719 Jepara.

Baca: BPBD Catat Pemudik yang Pulang ke Jepara Mendekati Delapan Ribu Orang

”Dari informasi yang didapat, ES mempunyai keluhan nyeri telan, batuk, dan pilek. Sebelumnya ES juga ada riwayat perjalanan Semarang, Solo, dan Pacitan pada 26 Maret 2020 lalu dan tiba ke Jepara tanggal 28 Maret 2020. Karena ada riwayat tersebut, tim kemudian melakukan kunjungan untuk memeriksa kondisi WNA tersebut," kata Muslimin, Senin (6/4/2020).

Dari keterangan yang bersangkutan, WNA tersebut juga mengaku sudah merasakan keluhan tersebut sejak tanggal 30 Maret 2020, setelah melakukan perjalanan. Karena itu, ia pun melaporkan kesehatannya ke pihak berwenang.

”Disampaikan juga, selama perjalanan WNA tersebut bersama temannya dari Jakarta. Mereka sempat bermalam di Hotel Fave Solo. Sejauh ini dia mengaku mengkonsumsi Imunos dan Vitamin C untuk menjaga kebugaran tubuhnya," tambah Muslimin.
”Disampaikan juga, selama perjalanan WNA tersebut bersama temannya dari Jakarta. Mereka sempat bermalam di Hotel Fave Solo. Sejauh ini dia mengaku mengkonsumsi Imunos dan Vitamin C untuk menjaga kebugaran tubuhnya," tambah Muslimin.Baca: Jepara Siapkan Lokasi untuk Karantina Pemudik, Rumah Dinas Bupati dan Wabup Masuk dalam DaftarTim medis dari Puskesmas Jepara disebutkan langsung melakukan Rapid Test terhadap WNA tersebut. Dari hasil pengecekan menggunakan Rapid Test diketahui hasilnya negative. Meski begitu, ia tetap diminta mengisolasi diri sebelum rapid test kedua yang akan dilakukan lagi sepekan mendatang untuk memastikan apakah terjangkit corona atau tidak.”Sementara WNA tersebut sudah diberikan obat dari Puskesmas sesuai diagnosis kerja. Meskipun dari Rapid Test yang dilakukan hasilnya negatif, dia tetap dihimbau untuk swakarantina selama 14hari ke depan. Selanjutnya nanti akan dilakukan test yang kedua,” tandasnya Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler