Tracking Pasien Corona Jepara: 10 Orang di Kelet Dirapid Test 14 Lainnya Menyusul
Budi Santoso
Selasa, 7 April 2020 17:47:55
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi menyatakan, sebanyak sepuluh orang anggota keluarga akhirnya diputuskan menjalani rapid test. Mereka di antaranya ada enam orang di Keling dan empat orang lainnya di Mlonggo. Dari hasil test, sementara mereka masih diketahui negatif covid 19.
Selanjutnya Tim Satgas Covid 19 Jepara juga melakukan tracking terhadap beberapa orang di luar keluarga. Mereka adalah karyawan dan keluarga karyawan, yang bekerja pada keluarga ini. Sebanyak 14 orang sudah masuk dalam tracking ini, dan akan segera dilakukan test menggunakan rapid test.
Baca: Sudah Tiga Hari Meninggal, Warga Kelet Jepara Baru Tahu Warganya Positif Corona Semalam
”Jadi Tim Satgas Covid 19 Jepara kemudian melakukan tracking lagi pada hari ini. Hasilnya 14 orang masuk dalam status Orang Dalam Pengawasan. Secepatnya juga akan segera dilakukan Rapid Test,” ujar Dian Kristiandi.
Dian Kristiandi menjelaskan, saat ini semua orang yang terjaring dalam proses tracking statusnya masuk sebagai Orang Dalam Pengawasan (ODP). Selanjutnya mereka diwajibkan menjalani isolasi mandiri, dengan pengawasan Tim Medis dan Pemerintah Desa terkait.
Di sisi lain, proses tracking baru dilakukan dua hari belakangan ini sempat menjadi pertanyaan sejumlah pihak. Terkait hal ini Dian Kristiandi menyatakan, hal ini terjadi karena hasil swab yang dilakukan atas almarhum baru keluar hasilnya pada Senin (6/4/2020).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



