DKK Masih Lakukan Tracking Kasus Covid-19 di Krapyak Jepara
Budi Santoso
Jumat, 10 April 2020 16:11:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Humas DKK Jepara Muslimin menyatakan, upaya menelusuri kasus ini sudah dilakukan sejak Kamis (9/4/2020) malam dan berlanjut sampai Jumat (10/4/2020). Namun demikian sampai saat ini belum ada fakta-fakta baru yang bisa disampaikan kepada masyarakat.
Baca: Beri Klarifikasi, Pemilik Akun Carisha Carisha Minta Maaf
“Prosesnya sampai saat ini masih terus dilakukan. Karena hari ini Jumat, maka prosesnya sempat istirahat lebih dulu. Selanjutnya masih akan diteruskan,” ujar Muslimin, Jumat (10/4/2020).
Baca: Ketua DPRD Jepara Minta Polemik Soal Pasien Covid-19 di Krapyak Dihentikan
Proses tracking yang dilakukan, menurut Muslimin diperkirakan membutuhkan waktu lebih panjang. Selain melibatkan keluarga, tracking diperkirakan akan menyasar ke beberapa kelompok karyawan. Karena kebetulan pasien selama ini berkecimpung dalam usaha mebel cukup besar. Pekerjanya jumlahnya juga banyak.
Baca: Satu Lagi Warga Jepara Positif Covid-19, Semula Dikira DBD
Namun demikian proses tracking ini akan terus dilakukan, untuk bisa mengetahui sejauh mana potensi penularan wabah Covid-19 ini. Tim DKK Jepara masih akan terus mencoba melakukan penanganan sesuai dengan Standar Operating Procedure (SOP).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



