Dua Warganya Positif Corona, Plt Bupati Jepara: Harus Jujur saat Ditracking Petugas
Budi Santoso
Jumat, 10 April 2020 17:32:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
"Dengan begitu, petugas bisa segera melakukan pemeriksaan. Kalau bohong khawatirnya akan berakibat fatal, terutama pada keluarga kita," kata Dian Kristiandi, Jumat (10/4/2020).
Dian Kristiandi menyebutkan, saat ini di Jepara sudah ada dua orang yang dinyatakan positif Covid-19. Setelah warga Kelet, yang terbaru adalah warga Krapyak, Tahunan Jepara, yang sampai saat ini masih berada di RS Mardi Rahayu, Kudus.
Baca: Satu Lagi Warga Jepara Positif Covid-19, Semula Dikira DBD
“Hari ini saya sampaikan, saat ini warga positif Covid-19 bertambah satu orang. Untuk itu mari kita saling meningkatkan kewaspadaan diri. Kami sudah instruksikan agar segera dilakukan tracking terhadap keluarga dan pihak-pihak yang mungkin berpotensi tertular. Siapa saja yang melakukan kontak fisik dengan pasien, akan dilakukan tracking. Semoga saja tidak menyebar,” terang Dian Kristiandi.
Seperti diketahui, lanjut Dian Kristiandi, Covid-19 dapat menular kepada siapa saja. Termasuk bagi mereka yang merasa sehat. Paling berbahaya justru pada orang-orang yang merasa sehat ini, namun sebenarnya malah membawa virus. Karena itulah, pemerintah selalu meminta masyarakat untuk melakukan social distancing dan menghindari kerumunan.
"Kami juga meminta masyarakat untuk dapat saling menjaga. Dalam hal ini juga tidak memberikan stigma negatif terhadap pasien positif Covid-19 dan keluarganya. Ini penting kami sampaikan supaya tak terjadi di lapangan," tandas Dian Kristiandi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



