Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tim Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara sampai sejauh ini masih terus melakukan proses tracking ke beberapa wilayah.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid 19 Jepara, dr Fahruddin menyatakan, proses tracking terkait kasus ini memang memerlukan waktu.

Sebab pasien yang terpapar diketahui merupakan juru pembayaran di perusahaan mebel besar di Jepara.

Baca: Beri Klarifikasi, Pemilik Akun Carisha Carisha Minta Maaf

Dari informasi yang sudah didapatkan, pasien selama ini merupakan pengurus keuangan. Sehingga dalam bekerja dia berhubungan dengan banyak pihak.

Karena itu proses tracking yang dilakukan meliputi keluarga, karyawan di beberapa gudang mebel yang ada, dan di RS Graha Jepara yang sempat merawat pasien.

”Sudah dan akan terus dilakukan proses tracking. Ada puluhan orang yang sudah di-tracking, kalau 50 orang, sudah lebih. Ada yang sudah diminta melakukan isolasi mandiri dan semua didata. Proses ini masih akan dilanjutkan oleh Tim DKK,” ujar dr Fahruddin, Sabtu (11/4/2020).
”Sudah dan akan terus dilakukan proses tracking. Ada puluhan orang yang sudah di-tracking, kalau 50 orang, sudah lebih. Ada yang sudah diminta melakukan isolasi mandiri dan semua didata. Proses ini masih akan dilanjutkan oleh Tim DKK,” ujar dr Fahruddin, Sabtu (11/4/2020).Namun demikian, sampai sejauh ini dari proses tracking yang sudah dilakukan belum bisa disampaikan hasil-hasilnya.Hal ini masih akan terus diproses, dan memerlukan waktu karena banyaknya orang yang berpotensi terlibat kontak fisik dengan pasien.Baca: Ketua DPRD Jepara Minta Polemik Soal Pasien Covid-19 di Krapyak DihentikanNamun, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak perlu panik. Pemkab Jepara masih akan terus melakukan penanganan lebih lanjut terkait kasus di Krapyak ini. Masyarakat diminta untuk semakin waspada dan terus menjaga diri.“Sementara itu saja dulu yang bisa kami sampaikan pada hari ini. Semua masih dalam proses penanganan dan masyarakat diminta tidak panik. Tenang dan tetap menjaga kewaspadaan diri,” tambah dr Fahruddin.Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler