Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Satu orang meninggal, dan satu orang masih dalam tahap pemulihan. Sementara satu orang lainnya, meski sudah dinyatakan positif melalui hasil rapid test, masih terus akan dipastikan kondisinya.

Terkait perkembangan ini, sejumlah tokoh masyarakat Jepara memberikan pernyataan (quotes), untuk memberikan motivasi kepada masyarakat. Berikut quotes para tokoh sentral di Kabupaten Jepara.

 

Dian Kristiandi, Plt Bupati Jepara

[caption id="attachment_185768" align="alignleft" width="210"] Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi. (MURIANEWS)[/caption]

Dalam situasi seperti ini kita justru  harus saling mendukung dan menguatkan. Kita harus memberikan empati pada saudara-saudara kita yang terpapar virus coronaKita  perlu menjaga jarak sosial dan jarak fisik, tetapi bukan  berarti mengucilkan dan memberi stigma negatif

 

 

 

Letkol Arm Suharyanto, Dandim 0719Jepara

[caption id="attachment_175260" align="alignleft" width="210"] Letkol Arm Suharyanto, Dandim 0719 Jepara. (MURIANEWS.com/Budi Erje)[/caption]

“Kita tidak boleh mengucilkan saudara-saudara kita yang terkena virus ini, termasuk yang terlacak pernah berinteraksi dengan pasien. Namun demikian kita harus juga harus waspada hingga tidak menular pada yang lainKita harus memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita yang melakukan karantina mandiri di rumah dengan diawasi petugas medis secara ketat. Bahkan Babinsa dan Babinkamtibmas juga terlibat dalam pengawasan dan pemantauan”

 

 

AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Kapolres Jepara

[caption id="attachment_186359" align="alignleft" width="210"] AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Kapolres Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)[/caption]

Jika ada saudara-saudara kita yang melakukan karantina mandiri, saya mengajak warga  untuk membantu. Bisa dalam bentuk makanan dan kebutuhan lain paling tidak untuk 14 hariNamun kita juga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dan hati-hati. Saling mendukung dan saling melindungi. Tidak perlu panik dan permisif. Saya juga tidak mau ada penolakan pemakaman untuk korban Covid-19 ada di Jepara”

 

 

Saiful Bahri, Kajari Jepara

[caption id="attachment_186354" align="alignleft" width="210"] Saiful Bahri, Kajari Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)[/caption]

“Dalam situasi seperti ini kita justru harus mengembangkan kepekaan terhadap krisis dan memiliki kepedulian terhadap dampak yang terjadi karena Covid-19. Mari kita bersama-sama saling mendukung dan saling mendoakan untuk semua warga Jepara. Bagi yang sakit agar segera sembuh dan keluarga diberikan kesabaran. Bagi yang sehat agar tidak tertulari. Jangan justru memikirkan kepentingan-kepentingannya sendiri”

 
 Andang Wahyu Trianto, Anggota DPRD Jateng Asal Jepara[caption id="attachment_85360" align="alignleft" width="210"] Andang W Triyanto (MURIANEWS)[/caption]“Saya ingatkan, virus corana adalah pandemi global. Dengan demikian siapapun bisa menjadi sarana penularan. Karena itu jika ada warga yang masuk kriteria PDP, ODP, OTG atau bahkan hasil rapid tes dinyatakan positif, seharusnya melakukan karantina mandiri dengan koordinasi dengan petugas medis terdekatKita juga harus memberikan empati dan simpati pada mereka serta melakukan tindakan preventif seperti yang disampaikan pemerintah”  Imam Zusdi Ghozali, Ketua DPRD Jepara[caption id="attachment_49470" align="alignleft" width="210"] Imam Zusdi Ghozali. (MURIANEWS)[/caption]“Saatnya kita tidak berbicara soal politik-politikan dulu. Hari ini dan beberapa hari kedepan mari kita bicara soal keadaan rakyat. Bagaimana kita bisa memberikan rasa aman kepada rakyat. Saat ini saatnya bicara bagaimana kita bisa memberikan kepercayaan pada rakyat bahwa kita para pemimpin ada untuk mereka. Mari kita sama-sama upayakan apa yang kita bisa lakukan, untuk bisa melindungi rakyat. Covid 19 harus segera kita bereskan”   Mashudi, Ketua MUI Jepara[caption id="attachment_73902" align="alignleft" width="210"] Ketua MUI Jepara Mashudi (MURIANEWS)[/caption]“Sabar dalam arti menerima kenyataan dan senantiasa berikhtiar dhohir batin untuk kebaikan semua, mari kita lakukan bersama-sama. Kami berharap  semua pihak bisa menahan diri untuk tidak memperkeruh suasana. Sebab pemerintah kabupaten saat ini sedang bersama dengan elemen yang lain dan masyarakat mengantisipasi penyebaran virus iniSemoga Allah memberikan kesembuhan dan jalan yang terbaik,”  Pendeta Yohanes Prapto Basuki, Ketua Yayasan Damai Bagi Negeri[caption id="attachment_186356" align="alignleft" width="210"] Pendeta Yohanes Prapto Basuki. (MURIANEWS/Budi Erje)[/caption]“Kita semua prihatin, karena  kurangnya pemahaman kita terhadap virus ini, hingga di beberapa daerah bahkan ada penolakan terhadap pemakaman korban covid 19. Pasien yang sudah meninggal ternyata juga tidak luput dari penghakiman kita.  Padahal secara medis, pemerintah telah memberikan penjelasan secara jelas bahwa telah ada protokol pemakaman yang aman. Mudah-mudahan tidak terjadi di Jepara”.  Reporter: Budi ErjeEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler