Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tim GTPP Covid 19 Jepara melalui juru bicaranya dr Fakhruddin menyatakan, rapid test memang sudah dilakukan. Sebanyak 26 orang dijadwalkan untuk melakuka proses pengecekan tahap awal ini. Hanya, baru 20 orang datang dan semuanya dinyatakan negatif.

Sedangkan untuk enam orang sisanya, sampai Selasa (14/4/2020) tim GTPP Covid 19 masih belum bisa melakukan rapid test. Mereka tidak bisa hadir pada pemeriksaan rapid test yang dilakukan Selasa (14/4/2020).

Rapid test sendiri dilakukan untuk mendeteksi awal terkait kemungkinan adanya paparan virus Covid 19 yang terjadi di sekitar lingkaran orang dekat pasien.

“Kami baru bisa sampaikan hasilnya seperti itu. Dari 26 orang yang seharusnya dirapid, baru 20 orang yang datang, hasilnya negatif. Sedangkan sisanya, kami belum bisa melakukan rapid test karena belum bisa datang dalam pemeriksaan,” ujar dr. Fachruddin, Selasa (14/4/2020) malam.
“Kami baru bisa sampaikan hasilnya seperti itu. Dari 26 orang yang seharusnya dirapid, baru 20 orang yang datang, hasilnya negatif. Sedangkan sisanya, kami belum bisa melakukan rapid test karena belum bisa datang dalam pemeriksaan,” ujar dr. Fachruddin, Selasa (14/4/2020) malam.Enam orang yang belum sempat dirapid test, dipastikan akan dilakukan rapid test pada Rabu (15/4/2020) besok. Tim GTPP Covid 19 Jepara sudah melakukan koordiniasi untuk menuntaskan proses rapid test, yang merupakan kelanjutan dari proses tracking yang dilakukan. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler