Pegawai BBPBAP Jepara Patungan Beri Sembako Gratis untuk Warga
Budi Santoso
Kamis, 16 April 2020 09:50:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Lembaga di bawah Kementerian Kelautan ini memberi bantuan bahan pangan gratis kepada mayarakat sekitar. Apiknya, bantuan tersebut bukan dari pusat, melainkan hasil patungan para pegawai.
Kepala BBPBAP Jepara Sugeng Raharjo mengatakan, pemberian bantuan tersebut merupakan inisiatif para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di BBPBAP. Melihat kondisi masyarakat yang terdampak Covid-19, para pegawai ini pun merasa terpanggil.
Mereka melakukan gerakan sosial dengan patungan seikhlasnya untuk bisa membantu masyarakat yang tinggal di sekitar kompleks BBPBAP Jepara.
Hasil dari patungan para pegawai tersebut, terkumpul 840 paket bantuan bahan pangan. Paket bantuan tersebut terdiri dari beras 2,5 kg, satu liter minyak goreng, lima bungkus mie instan. Selain itu juga ditambahkan bahan lauk makan berupa ikan Nila Salin satu kg.
“Ini murni inisiatif teman-teman pegawai di BBPBAP Jepara. Mereka merasa terpanggil untuk membantu masyarakat di sekitar balai. Kemarin total dana yang terkumpul mencapai Rp 50,7 juta. Semuanya disalurkan kepada masayarakat berupa bahan pangan,” ujar Sugeng Raharjo, Kamis (16/4/2020).
Bantuan paket bahan pangan tersebut diharapkan dapat mengurangi beban hidup masyarakat yang terdampak pandemik Covid-19. Diketahui, masyarakat sekitar balai berprofesi sebagai Nelayan, buruh panggul, pelaku wisata dan pedagang asongan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



