Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Jepara, dokter Fakhrudin menyatakan, PDP yang meninggal tersebut memiliki penyakit penyerta. Sebelumnya, karena penyakit penyerta yang diderita, PDP tersebut sempat menjalani rawat jalan di RSUP Kariadi.

Hari Jumat (18/4/2020), yang bersangkutan kondisinya memburuk dan dibawa pihak keluarga ke RSUD Kartini Jepara, sekitar pukul 12.00 WIB. Selanjutnya pada pukul 14.30 WIB pasien tersebut dinyatakan meninggal dunia.

Baca: Satu PDP Asal Nalumsari Jepara Meninggal Dunia

"Pasien merupakan warga Pengkol, berusia 50 tahun. Yang bersangkutan merupakan PDP dengan penyakit penyerta dan sebelumnya perlu tindakan rutin RSUP Kariadi. Dari diagnosis yang dilakukan RSUD Kartini pasien masuk dalam kategori PDP dengan penyakit penyerta," ujarnya, Jumat (18/4/2020).

GTPP Covid 19 akhirnya memberlakukan penaganan terhadap pasien ini sesuai dengan standard penanganan Covid-19. Proses pemulasaraan jenasah dilakukan oleh petugas RSUD Kartini Jepara.

Sedangkan pemakamanya dilaksanakan di Pemakaman Umum Desa Mulyoharjo, Jepara. Pelaksanaannya juga didasarkan pada protokol penanganan Covid-19."Pemakaman langsung dilaksanakan Jumat sore, setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pihak terkait lainnya. Sampai malam ini proses pemakaman masih dilaksanakan oleh sejumlah pihak," tambahnya.Mengenai tindakan penanganan selanjutnya, juga akan dilaksanakan oleh GTPP Covid-19. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak dingginkan, akan dilakukan langkah lanjutan. Termasuk kemungkinan akan dilakukanya tahapan tracking dan tracing. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler