Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Jepara Kota, dan segera dikoordinasikan dengan berbagai pihak terkait untuk dilakukan evakuasi.

Kapolsek Jepara Kota, AKP I Gede Mahendra menyatakan, evakuasi terhadap korban dilakukan oleh sejumlah pihak. Selanjutnya jasad kemudian dibawa ke RSUD Kartini Jepara untuk dilakukan visum dan upaya identifikasi.

Baca: Sempat Salat Tarawih Berjemaah, 56 Warga Tulakan Jepara Kontak Langsung dengan PDP Asal Pati Sebelum Meninggal

Menurut AKP I Gede Mahendra, saat ditemukan jenazah perempuan tersebut dalam posisi terapung. Jasad masih berpakaian lengkap dan sudah berusia lanjut. Sebelumnya perempuan ini tidak diketahui identitasnya saat dievakuasi.

”Jadi penemuan pertama kali jasad ini oleh seorang nelayan yang sedang melintas. Mayat orang ini terapung-apung di sebelah barat Pulau Panjang. Jaraknya sekitar satu mil laut dari Pulau Panjang. Cukup jauh,” ujar AKP I Gede Mahendra, Rabu (29/4/2020)

Selanjutnya, dari hasil identifikasi yang dilakukan Tim Inafis Satreskrim Polres Jepara, terungkap jika jasad tersebut diduga bernama Suripah. Perempuan berusia 74 tahun yang merupakan warga Saripan, Jepara. Identitas ini terindentifikasi setelah dilakukan pengecekan pada sidik jarinya.
Selanjutnya, dari hasil identifikasi yang dilakukan Tim Inafis Satreskrim Polres Jepara, terungkap jika jasad tersebut diduga bernama Suripah. Perempuan berusia 74 tahun yang merupakan warga Saripan, Jepara. Identitas ini terindentifikasi setelah dilakukan pengecekan pada sidik jarinya.Baca: Tak Terima Dituduh Selingkuh, Suami di Jepara Tega Bakar IstriSidik jari yang diambil dari jasad tersebut, saat dicek di data kependudukan Jepara ternyata menunjuk pada identitas tersebut. Dari informasi ini kemudian pihak keluarga diberi tahu dan dipersilahkan untuk memastikannya.”Pihak keluarga sudah dihubungi. Saat ini masih ditunggu untuk memastikan korban apakah benar-benar bagian dari anggota keluarganya. Tapi jika merunut identitas E KTP tersebut, tampaknya tidak mungkin keliru,” tegas AKP I Gede Mahendra. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler