Penghentian ini dilakukan setelah Tim SAR Gabungan memastikan korban terakhir, atas nama Susanto (27) sudah ditemukan oleh Nelayan Pati di Perairan Banyutowo, sekitar pukul 09.00 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, kabar penemuan korban diterima pihaknya pukul 10.00 WIB.
Setelah dipastikan bahwa kabar penemuan itu terkonfirmasi benar, maka operasi Pencarian terhadap para korban, secara resmi dihentikan pada pukul 10.30 WIB.
Baca: Sudah Tiga Korban Terseret Ombak Pantai Gua Manik Jepara Ditemukan MeninggalDari konfirmasi yang diterima pihaknya, survivor keempat, Susanto (27), warga Dukuh Duwet, Desa Banyumanis, Donorojo ditemukan oleh sejumlah nelayan Pati.
Para nelayan menemukan jasad korban di perairan Banyutowo, Pati, dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.
“Begitu semua terkonfirmasi, akhirnya kami tutup operasi pencarian yang sudah kami lakukan sejak Sabtu (9/5/2020) malam lalu. Empat korban sudah ditemukan seluruhnya, dan operasi dinyatakan selesai. Untuk korban terakhir, tempat ketemunya berjarak sekitar 6 Mil dari TKP TKP Gua Manik,” ujar Arwin Noor Isdiyanto, Senin (11/5/2020).
Korban terakhir sudah diperiksa oleh Tim RS Rehatta, untuk memastikan kondisi jasadnya. Selanjutnya jasad korban dikembalikan kepada pihak keluarga. Susanto merupakan korban terakhir yang berhasil ditemukan.
Baca: Cari Ikan, Empat Orang Hilang di Pantai Gua Manik JeparaDari kecelakaan laut yang terjadi di Pantai Gua Manik, Sabtu (9/5/2020) petang, sebanyak lima orang diketahui hilang diterjang ombak besar.
Satu rekan diantara mereka yang berada di darat kemudian melaporkan kejadian ini ke warga, yang selanjutnya berhasil menyelamatkan satu orang korban dengan selamat.Andika (35) berhasil diselamatkan warga. Namun empat orang rekannya masing-masing Sutrisno (35), Sumantri (35), Susanto (27) dan Eko (45) hilang ditelan ombak.Upaya pencarian terhadap para korban dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dibawah BPBD Jepara, sejak Sabtu (9/5/2020) malam.
Baca: Satu dari Empat Korban Hilang di Pantai Gua Manik Jepara Ditemukan Tak BernyawaPada Minggu (10/5/2020) usaha pencarian menunjukkan jejak setelah ditemukan jaring milik mereka, pada pukul 01.00 WIB. Kemudian pada pukul 07.00 WIB, nelayan warga Dukuh Mentawar menemukan jasad Sutrisno.Kemudian disusul pada pukul 13.00 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan jasad Sumantri, di perairan yang sama.Usaha Tim SAR Gabungan kembali mendapatkan hasil pada Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. Kali ini jasad Eko ditemukan di perairan Bumi Harjo, atau sebelah barat TKP.Dan terakhir, nelayan di perairan Bantutowo, Pati menemukan jasad Susanto, pada Senin (11/5/2020) pukul 09.00 WIB. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi
MURIANEWS, Jepara - Operasi pencarian terhadap para korban yang hilang ditelan ombak di Pantai Gua Manik, Donorojo, Jepara secara resmi dihentikan Senin (11/5/2020).
Penghentian ini dilakukan setelah Tim SAR Gabungan memastikan korban terakhir, atas nama Susanto (27) sudah ditemukan oleh Nelayan Pati di Perairan Banyutowo, sekitar pukul 09.00 WIB.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto, kabar penemuan korban diterima pihaknya pukul 10.00 WIB.
Setelah dipastikan bahwa kabar penemuan itu terkonfirmasi benar, maka operasi Pencarian terhadap para korban, secara resmi dihentikan pada pukul 10.30 WIB.
Baca: Sudah Tiga Korban Terseret Ombak Pantai Gua Manik Jepara Ditemukan Meninggal
Dari konfirmasi yang diterima pihaknya, survivor keempat, Susanto (27), warga Dukuh Duwet, Desa Banyumanis, Donorojo ditemukan oleh sejumlah nelayan Pati.
Para nelayan menemukan jasad korban di perairan Banyutowo, Pati, dalam kondisi sudah tidak bernyawa lagi.
“Begitu semua terkonfirmasi, akhirnya kami tutup operasi pencarian yang sudah kami lakukan sejak Sabtu (9/5/2020) malam lalu. Empat korban sudah ditemukan seluruhnya, dan operasi dinyatakan selesai. Untuk korban terakhir, tempat ketemunya berjarak sekitar 6 Mil dari TKP TKP Gua Manik,” ujar Arwin Noor Isdiyanto, Senin (11/5/2020).
Korban terakhir sudah diperiksa oleh Tim RS Rehatta, untuk memastikan kondisi jasadnya. Selanjutnya jasad korban dikembalikan kepada pihak keluarga. Susanto merupakan korban terakhir yang berhasil ditemukan.
Baca: Cari Ikan, Empat Orang Hilang di Pantai Gua Manik Jepara
Dari kecelakaan laut yang terjadi di Pantai Gua Manik, Sabtu (9/5/2020) petang, sebanyak lima orang diketahui hilang diterjang ombak besar.
Satu rekan diantara mereka yang berada di darat kemudian melaporkan kejadian ini ke warga, yang selanjutnya berhasil menyelamatkan satu orang korban dengan selamat.
Andika (35) berhasil diselamatkan warga. Namun empat orang rekannya masing-masing Sutrisno (35), Sumantri (35), Susanto (27) dan Eko (45) hilang ditelan ombak.
Upaya pencarian terhadap para korban dilakukan oleh Tim SAR Gabungan dibawah BPBD Jepara, sejak Sabtu (9/5/2020) malam.
Baca: Satu dari Empat Korban Hilang di Pantai Gua Manik Jepara Ditemukan Tak Bernyawa
Pada Minggu (10/5/2020) usaha pencarian menunjukkan jejak setelah ditemukan jaring milik mereka, pada pukul 01.00 WIB. Kemudian pada pukul 07.00 WIB, nelayan warga Dukuh Mentawar menemukan jasad Sutrisno.
Kemudian disusul pada pukul 13.00 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan jasad Sumantri, di perairan yang sama.
Usaha Tim SAR Gabungan kembali mendapatkan hasil pada Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 16.30 WIB. Kali ini jasad Eko ditemukan di perairan Bumi Harjo, atau sebelah barat TKP.
Dan terakhir, nelayan di perairan Bantutowo, Pati menemukan jasad Susanto, pada Senin (11/5/2020) pukul 09.00 WIB.
Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi