Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kendati tidak diperkenankan membuka pelayanan seperti biasanya, bukan berarti tidak ada upaya untuk memberikan pelayanan.

Salah satu cara yang ditempuh untuk bisa memberikan pelayanan, Perpusda Jepara mulai mengunggah berkas buku-buku ke platform digital. Masyarakat bisa mengaksesnya melalui ‘iJepara’.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Kabupaten Jepara, Umar Chotob mengatakan, sejak pandemi Covid-19 Perpusda Jepara menutup fasilitas layanan langsung yang biasa dilayani.

Kebijakan ini merupakan bagian dari penerapan protokol kesehatan yang harus dilakukan sementara waktu. Tentu saja hal ini berhubungan dengan upaya meminimalisir penyebaran virus corona.

Namun demikian proses literasi masyarakat masih tetap terus diupayakan bisa berjalan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan tehnologi informasi.

Dengan memanfaatkan aplikasi perpustakaan digital bernama “iJepara”, Perpusda Jepara berusaha memberikan layanan kepada masyarakat dalam format baru.

“Untuk kebutuhan membaca masyarkat, kami telah meluncurkan iJepara sejak 3 September 2019. Siapa saja bisa mengunduh di Play Store dan menggunakan fasilitas ini. Upaya ini adalah bagian dari pelayanan yang tetap akan kami sampaikan kepada masyarakat,” ujar Umar Chotob, Jumat (12/6/2020).

Perpusda Jepara sendiri, sampai saat ini sudah mengunggah berkas-berkas buku dalam platform digital. Sedikitnya sudah ada dua ribu judul buku yang bisa diakses kapan pun, di mana pun, dan oleh siapa saja secara daring (online).Diharapkan penginputan buku-buku di layanan daring ini, bisa dimanfaatkan masyarakat untuk tetap belajar dan menambah ilmu pengetahuan.Sehingga meski pelayanan secara langsung tidak dilakukan, Pemkab Jepara tetap memberikan layanan secara daring. Masyarakat yang membutuhkan informasi bisa mengaksesnya melalui tehnologi informasi yang ada.Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut soal pandemi, Perpusda Jepara saat ini juga tengah menyiapkan diri untuk kemungkinan diberlakukannya New Normal.“Untuk kemungkinan diterapkannya New Normal, kami tentu juga harus menyiapkan diri. Saat ini kami juga tengah menyiapkan standar operasional prosedur yang diwajibkan di masa New Normal nanti. Soal akan dimulai kapan, kami memastikan siap seluruhnya pada Juli mendatang,” tambah Umar Chotob. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler