Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Beberapa pihak yang dihubungi MURIANEWS belum memberikan jawaban yang pasti. Direktur RSUD Kartini Jepara dr Dwi Susilowati saat dikonfirmasi tidak membernarkan ataupun menyangkal.

Ia justru meminta MURIANEWS untuk langsung menghubungi Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid 19 Jepara. Termasuk mengenai kemungkinan dampak yang muncul dalam proses pelayanan di RSUD Kartini, jika isu tersebut benar terjadi.

"Lho… Nanyanya ke Gugus covid,” demikian jawaban singkat disampaikan dr Dwi Susilowati melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (17/6/2020) petang.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di RSUD Kartini dr Triawan juga meminta agar awak media bersabar. Dokter spesialis paru ini meminta agar menunggu informasi resmi dari GTPP Covid-19 Jepara.

"Sabarya mas, kita tunggu informasi resmi dari juru bicara GTPP Covid 19 Jepara. Mudah-mudahan malam ini ada konpres (Konfrensi pers). Infor terpercaya kita tunggu dari Jubir GTPP Covid-19 Jepara,” ujar dr Triawan, melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (17/6/2020) petang.

Sementara itu, Juru Bicara GTPP Covid 19 Jepara dr M Fakhrudin saat dikonfirmasi mengenai hal ini menyatakan, sampai jam 16.30 WIB, dirinya belum melihat adanya perubahan data.

Sehingga pihaknya juga belum berani memastikan apakah hal itu benar. Namun, ia juga tidak berani mengkonfirmasi bahwa isu tersebut salah.
Sehingga pihaknya juga belum berani memastikan apakah hal itu benar. Namun, ia juga tidak berani mengkonfirmasi bahwa isu tersebut salah.Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara Mundrikatun juga tidak memberikan konfirmasi jelas mengenai isu tepaparnya puluhan tenagakesehatan di RSUD Kartini Jepara. Orang nomor satu di DKK Jepara ini hanya memberikan jawaban pendek, saat MURIANEWS meminta dirinya memberikan klarifikasi."Doakan semoga semua diberikan kekuatan dan kesehatan,” kata Kepala DKK Jepara, Mundrikatun, Rabu (17/6/2020).Di sisi lain, dari penelusuran di lapangan, saat ini sudah ada sedikitnya sekitar 12 orang tenaga kesehatan RSUD Kartini Jepara, yang dikarantina di Hotel D'season Bandengan, Jepara.Hotel D'season memang disebut-sebut menjadi salah satu tempat yang ditunjuk Pemkab Jepara untuk melakukan karantina bagi Tenaga Kesehatan yang terpapar covid. Informasi yang berkembang menyebutkan adanya 23 tenaga kesehatan RSUD Kartini Jepara terpapar Covid-19. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler