Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tak ada korban jiwq dalam insiden ini. Sebanhak 28 Anak Buah Kapal (ABK) yang berada di dalam kapal berhasil diselamatkan.

M Zainudin, petugas Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Pusdatinkom) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara menyatakan, informasi yang diterima BPBD Jepara, kejadian ini berlangsung pada Sabtu (20/6/2020) sekitar jam 12.50 WIB.

KM Rejeki Timur yang berasal dari Jakarta dilaporkan mengalam kerusakan mesin. Kapal berbobot 83 Gross Ton ini diawaki oleh 28 orang. Dalam perjalanannya di perairan Karimunjawa, kapal mesin bermasalah membuat sistem kelistrikan kapal terganggu.

Tanpa tenaga pendorong, kapal ini kemudian hanyut terombang-ambing gelombang. Upaya untuk melakukan lego jangkar juga tidak bisa dilakukan, lantaran tenaga listriknya juga terhenti.

Akibatnya, saat kapal hanyut tidak bisa mengelak saat menghantam gugusan karang di sekitar selatan Pulau Tengah.

“Dari laporan yang kami terima, karena saat terombang-ambing tidak bisa dikontrol kapal kemudian menghantam gugusan karang. Pada bagian belakang yang menghantam karang, dilaporkan sobek dan menimbulkan kebocoran pada kapal,” ujar M Zainudin, Sabtu (20/6/2020).

Sementara itu Camat Karimunjawa, Nur Sholeh, menyebutkan dari kejadian ini, sebanyak 28 orang ABK yang berada di atas kapal berhasil di selamatkan oleh nelayan Karimunjawa yang kebetulan melintas.

Usaha untuk melakukan evakuasi akhirnya dilakukan secara bertahap oleh para nelayan karena banyaknya ABK. Namun akhirnya semua ABK bisa diselamatkan.

Sampai Sabtu (20/6/2020) sore, para ABK masih dikumpulkan di rumah warga. Mereka dimintai keterangan oleh para pihak terkait yang ada di Karimunjawa. Muspika Karimunjawa juga sudah menemui mereka, untuk melakukan langkah-langkah selanjutnya.

“Sejauh yang sudah kami ketahui, penanganan atas insiden ini sudah dilakukan dengan baik. Kecelakaan ini juga sudah dikomunikasikan dengan semua pihak terkait. Tadi masih ada 5 ABK yang masih dalam proses evakuasi,” ujar Nur Sholeh.

Berikut para ABK yang berhasil diselamatkan :
1. Tarnudin, 34 tahun asal Tegal
2. Senal, 32 tahun asal Jakarta Utara
3. Febian, 27 tahun asal Tegal
4. M. Aji Nur Alim, 23 tahun asal Brebes5. Toni, 30 tahun asal Brebes6. Asep, 26 tahun asa Cikarang7. Warno, 35 tahun asal Brebes8. Supardi, 30 tahun asal Brebes9. Nurdiana, 36 tahun asal Tegal10. Jazuli, 38 tahun asal Tegal11. Kotong Setiawan, 23 tahun asal Brebes12. Kasmuri, 30 tahun asal Brebes13. M. Rizki A, 22 tahun asal Tegal14. Mardani, 29 tahjn asal Tegal15. Samsul Bahri, 28 tahun asal Tegal16. M. Hasan, 18 tahun asal Brebes17. Wariudin, 37 tahun asal Brebes18. Wahyu Hidayat, 39 tahun asal Banyumas19. Alfian Wildani, 29 tahun asal Depok20. Aji, 21 tahun asal Brebes21. Rofii, 37 tahun asal Tegal22. M. Ardani, 26 tahun asal Tegal23. M Usman Afandi, 19 tahun asal Tegal Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler