Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


KKN yang dilakukan di sekitar lingkungan tempat tinggal ini menerjunkan mahasiswa melalui beberapa tahap. Berbeda jauh dengan KKN yang biasa diselenggarakan berbentuk kelompok, kali ini KKN dilaksanakan secara individu di lingkungan domisili mahasiswa

Nina Sofiatun (21) mahasiswa UNS asal Jepara membuat tempat cuci tangan injak dari kayu bersama tetangga terdekat untuk diberikan secara cuma-cuma di lingkungan RT tempat tinggalnya.

”Jadi peserta KKN ini mengajak pemuda dan anak-anak ikut berpartisipasi dalam kegiatan produktif menerapkan protokol kesehatan. Salah satunya cuci tangan,” katanya kepada MURIANEWS melalui surat elektronik, Kamis (25/6/2020).

Selain membuat tempat cuci tangan, ia juga membuat sejumlah kegiatan tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari edukasi via daring melalui grup online hingga turun ke pasar untuk mengedukasi pedagang menggunakan masker.

”Pengetahuan masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan dan hidup bersih masih rendah. Karena itu kami fokus ke tema supporting pemahaman masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, supporting yang dilakukan juga turun langsung ke lapangan. Salah satunya memberi masker gratis kepada pengunjung pasar Welahan yang tidak memakai masker.”Banyak orang berinteraksi di sini (Pasar Welahan). Pengunjungnya juga banyak yang berasal dari luar daerah. Tapi masih banyak yang tidak pakai masker. Karena itu kami beri mereka masker gratis dan memberi pemahaman pentingnya masker mencegah penularan Covid-19,” tambahnyaIa berharap, dengan penerjunan peserta KKN covid ini, masyarakat merasa terbantu dalam pencegahan penularan Covid-19. Dengan begitu ke depannya tempat atau wilayah KKN tersebut dapat menjadi pelopor tanggap Covid-19. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler