Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pusat gempa yang disebutkan berada di Barat Laut Jepara, bukan berarti harus membuat Jepara paling kuat terkena guncangannya.

Banyak warga di Jepara yang justru menyatakan tidak menyadari jika telah terjadi gempa bumi.

Baca: Jepara Diguncang Gempa 6,1 Magnitudo

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Kusmiyanto, menyatakan berdasarkan data yang diperolehnya, gempa tersebut terjadi pada pukul 05.54.44 WIB.

Gempa tektonik ini berdasarkan analisa BBadan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memiliki parameter magnitude 6,1 skala richter.

Episentrum gempa disebutkan berada dpada kordinas 5,77 LS dan 110,64 BT di tengah Laut Jawa, kurang lebih 85 km arah Utara Mlonggo, Jepara, pada kedalaman 539 km.

Baca: BMKG Pastikan Gempa Jepara Tak Berpotensi Tsunami

Namun meski demikian memang banyak warga Jepara yang justru tidak merasakan gempa ini. Daerah-daerah selatan jawa seperti Purworejo, Kebumen, Yogyakarta, Blitar, Ponorog, Pacitan, Surabaya bahkan Mataram malah merasakan gempa ini.

“Kami sudah memastikan tidak ada dampak dari gempa yang muncul. Warga Karimunjawa yang melaporkan sempat merasakan gempa ini. Dari hasil koordinasi kami, gempa ini juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” ujar Kusminyanto, Selasa (7/7/2020).
“Kami sudah memastikan tidak ada dampak dari gempa yang muncul. Warga Karimunjawa yang melaporkan sempat merasakan gempa ini. Dari hasil koordinasi kami, gempa ini juga tidak berpotensi menimbulkan tsunami,” ujar Kusminyanto, Selasa (7/7/2020).Dian Ardiansyah warga Bangsri menyatakan sama sekali tidak merasakan adanya getaran gempa. Pada jam kejadian yang disebutkan, dirinya juga sudah bangun pagi dan memulai beraktifitas.Baca: Pusat Gempa Terjadi di Jepara, Desa Pule Rasakan Guncangan Paling KerasNamun sejauh yang diingatnya, dirinya tidak menyadari adanya gempa ini. Hal yang sama juga terjadi pada tetangga-tetangganya.Sedangkan Rida Agustina, warga Kuwasen menyatakan justru diberitahu sanak keluarganya yang ada di di Kebumen jika terjadi gempa.Sanak keluarganya di Kebumen bahkan menyatakan gempa terasa sangat kuat. Sehingga banyak orang yang keluar rumah karena merasa takut.“Saya malah tau diberi kabar sama saudara yang di Kebumen, jika di Jepara ada Gempa. Sejak subuh padahal saya juga sudah mulai beraktifitas. Tapi memang tidak terasa kalau ada gempa. Mungkin warga lain merasakan kali saja,” ujar Rida Agustina, Selasa (7/7/2020). Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler