Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Upaya tersebut dilakukan untuk memotong penyebaran virus Corona atau Covid-19 setelah Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali meninggal dunia dengan status positif.

Baca: Kabar Duka, Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali Meninggal Dunia

Sekretaris DPRD (Sekwan) Jepara Trisno Santoso mengatakan GTPP Covid-19 dan pihaknya sudah bertemu dan menyepakati hal tersebut. Dipastikan seluruh anggota DPRD Jepara dan seluruh pegawai di lingkungan DPRD Jepara, akan menjalani test Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab test.

”Jadi besok Selasa (4/8/2020-red), semua akan dilakukan swab tanpa terkecuali. Hal ini juga sudah kami sampaikan ke Pimpinan DPRD Jepara yang ada,” katanya, Senin (3/8/2020).

Diperkirakan akan ada sekitar 70 orang yang akan di-swab pada kesempatan itu. Rinciannya adalah 49 anggota DPRD Jepara dan sisanya merupakan pegawai di lingkungan DPRD Jepara.

Baca: GTPP Covid-19 Jepara Pastikan Almarhum Ketua DPRD Jepara Positif Corona

Rencananya swab test akan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB di Gedung DPRD Jepara. Test sendiri dilakukan untuk memastikan virus Covid-19 tidak menyebar menyusul kasus-kasus terkonfirmasi positif yang terjadi di DPRD Jepara.

Sebelumnya, Ketua DPRD Jepara Imam Zusdi Ghozali meninggal dunia dan dinyatakan positif Covid-19, di DPRD Jepara sudah muncul satu kasus. Kasus tersebut menimpa salah satu staf pegawai di Bagian Keuangan.

Dari kasus tersebut sebanyak 10 orang sudah diminta melakukan isolasi mandiri. Sedangkan pada kasus terakhir, ada 11 orang yang juga sudah diminta melakukan isolasi mandiri.

Baca: Sebelum Imam Zusdi, Seorang Staf Keuangan DPRD Jepara Ternyata Lebih Dulu Kena CoronaSwab test ini untuk memastikan penularan Covid-19 di lingkungan DPRD Jepara bisa dihentikan. Semoga upaya ini menjadi langkah terbaik yang bisa dilakukan.  Besok pagi, saya siap untuk di swab pertama kali,” tambah Trisno Santoso.Terpisah, Wakil Ketua DPRD Jepara, Pratikno menyatakan pihaknya sebelumnya sudah meminta agar ada tindakan dari GTPP Covid-19 Jepara terkait kejadian yang menimpa Ketua DPRD Jepara.Pihaknya sebelumnya juga sudah meminta agar Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Jepara mengambil langkah-langkah penanganan secepatnya.Baca: Tujuh Orang Kontak Erat Ketua DPRD Jepara Diminta Isolasi Mandiri, Dua di Antaranya SopirDi sisi lain aktivitas di Gedung DPRD Jepara, masih berjalan seperti biasanya. Namun penerapan protokol kesehatan yang sebelumnya memang sudah dilakukan, kali ini tampak dilakukan dengan lebih ketat.Selain mewajibkan semua orang masuk bilik sterilisasi, tamu yang berkunjung juga dilakukan pembatasan. Kegiatan audiensi juga akan dibatasi maksimal 10 orang, dan disiapkan lobi khusus untuk para tamu. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler