Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kejadian ini bahkan berulang-ulang terjadi, hingga menimbulkan kejengkelan pihak pengelola taman kota. Padahal, tanaman-tanaman tersebut ditanam sebagai bagian untuk memperindah wajah kota.

Kepala DLH Jepara Elida Farikha mengaku sudah kehabisan akal bagaimana caranya agar perbuatan tidak baik ini tidak kembali terjadi. Tak hanya tanaman dan lampu hias, sejumlah fasilitas lainnya juga dirusak.

“Kami sendiri juga sedih mengalami kejadian seperti ini. Kami sebagai pengelola sudah berusaha untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun kalau kemudian kejadiannya seperti ini, kami terus harus bagaimana lagi,” keluh Elida Farikha, Kamis  (17/9/2020).

Hal yang sama juga disampaikn oleh Totok Setyanto, Pembina Pramuka Peduli Lingkungan Hidup Jepara. Pihaknya dalam beberapa bulan terakhir banyak menemui adanya tanaman yang hilang di sejumlah taman.

Selain itu, pihaknya juga memastikan ada orang-orang yang sengaja melakukan pencangkokan batang tanaman di sejumlah taman.

Awalnya cangkokan tersebut dianggap sebagai bagian dari pengembangan taman kota. Namun pihaknya curiga, ternyata jika sudah siap, cangkokan dipotong dan tidak jelas siapa yang melakukannya.

Beberapa tanaman juga dipastikan hilang dari tempatnya, diambil oleh orang-orang yang tidak diketahui.
Beberapa tanaman juga dipastikan hilang dari tempatnya, diambil oleh orang-orang yang tidak diketahui.“Akhir-akhir ini banyak pengambilan tanaman dan pencangkokan liar tanaman di  taman-taman kota Jepara. Misalnya di Taman RBRA, Taman Dekat Masjid Agung Jepara dan di Alun-Alun 2 Jepara, terdapatkan pencakongkan liar," katanya."Kemudian kalau pencurian tanaman kami pastikan terjadi di Boulevard Diponegoro, Taman Simpang Ruwet, Taman Kanan, Taman Ngabul dan beberapa titik lainnya,” tambah Setyanto, dengan nada kesal.Pihaknya mengimbau kepada warga masyarakat untuk berperan sera menjaga dan memelihara taman kota. Apabila ada yang mengetahuinya, diminta untuk bisa segera melaporkannya ke pihak terkaiot.Pihaknya juga akan melakukan pengawasan sebisanya, dan apabila ada yang melakukan tindakan itu, maka pihaknya tidak akan segan melaporkan ke pihak berwajib. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler