Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kejadian ini selanjutnya dilaporkan kepada pihak-pihak berwenang, sebelum akhirnya dilakukan upaya evakuasi.

Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muh Zaenudin yang terlibat dalam proses evakuasi mengatakan, kejadian nahas ini terjadi pada Kamis (24/9/2020).

Kejadian ini bermula saat saksi Angga Sofyan mencari keberadaan ibunya. Hal ini dilakukan karena pada saat itu ibunya kedatangan dua orang tamu. Tamu-tamu tersebut ingin bertemu dengan ibunya karena sebuah keperluan.

Karena itu, Angga Sofyan kemudian berinisiatif mencari ibunya. Saat itu yang bersangkutan sudah mencari di dalam kamar namun tidak menemukan ibunya. Kemudian juga mencari di kamar mandi, juga tidak ada.

Usaha pencaarian pun dilanjutkan kearah bagian belakang bagian rumah. Saat melihat bagian tutup sumur yang terbuat dari kayu terbuka, yang bersangkutan curiga. Dengan menggunakan senter, sosok yang kemudian diketahui ibunya berada di dalam sumur.

“Korban akhirnya dipastikan meninggal dunia di dalam sumur. Upaya evakuasi dilakukan oleh Tim Gabungan yang terdiri dari beberapa unsur relawan penolong,” ujar Muh Zaenudin, Kamis (24/9/2020).

Dugaan penyebab kejadian ini, kemungkinan dikarenakan korban mengalami depresi. Menurut keterangan keluarga, korban selama ini menderita penyakit yang cukup parah.Karena tidak kunjung sembuh, kemungkinan mendorong korban melakukan perbuatan nekad. Meski begitu, latar belakang kejadian ini belum bisa dipastikan.Setelah dievakuasi, jenazah korban diperiksa oleh Tim Dokter Puskesmas Bangsri. Dari hasil pemeriksaan tak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.“Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Ada informasi mengenai riwayat penyakit korban, yang disampaikan oleh pihak keluarga. Kemungkinan korban mengalami depresi,” tambah Zaennudin. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler