Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Keduanya berhasil diselamatkan setelah Tim Penolong dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara melakukan evakuasi selama dua jam.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Kusmiyanto mengatakan, kejadian nahas ini terjadi Senin (28/9/2020) dini hari sekitar pukul 01.20 WIB.

Awalnya, Mukaromah (72), ibu korban terbangun setelah mendengar suara tangisan. Karena curiga, kemudian ia membangunkan M Arifin (55) yang merupakan suami dari korban Izzatu Nikmah.

Setelah melakukan pengecekan, M Arifin kaget karena menemukan istri dan anaknya sudah berada di dalam sumur. Ia pun langsung meminta bantuan Ripin (52) tetangganya dan disampaikan ke sejumlah warga.

“Kejadian ini kemudian dilaporkan ke pihak-pihak berwenang yang kemudian langsung merespon dengan mengirimkan sejumlah petugas penolong. Sambil menunggu kedatangan para penolong, Bapak Arifin dan sejumlah warga mencoba melakukan pertolongan,” ujar Kusmiyanto, Senin (28/9/2020).

Usaha pertolongan yang dilakukan Aripin dan sejumlah warga berhasil dilakukan. Dengan memanfaatkan keranjang, korban Arnis yang masih berusia enam tahun berhasil diselamatkan.

Arnis berhasil dinaikan dari dasar sumur sekitar pukul 02.00 WIB, karena masih kecil dan tidak terlalu berat. Sedangkan Izzatu Nikmah, akhirnya berhasil diselamatkan oleh Tim Gabungan yang melakukan upaya pertolongan pada pukul 03.00 WIB.Arnis yang berhasil diselamatkan oleh warga, langsung dilakukan pemeriksaan kesehatannya oleh dokter Puskesmas Bangsri. Kondisinya tidak mengalami masalah serius. Bocah ini diketahui hanya menderita kedinginan. Sedangkan Izzatu Nikmah, harus dibawa ke Puskesmas Bangsri untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.“Kondisi korban Izzatu Nikmah sampai pagi ini masih dalam pengawasan di Ruang IGD Pukesmas Bangsri. Dari   hasil pemeriksaan diperkirakan hanya mengalami trauma dan kedinginan. Sedangkan si anak, Arnis  diketahui sudah relative baik kondisinya, dan hanya mengalami trauma,” tambah Kusmiyanto.Sampai sejauh ini, BPBD Jepara juga belum tahu persis kronologi pasti kejadian tersebut. Ini karena Izzatu Nikmah masih belum bisa dimintai keterangan. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler