1.322 KK di Jepara Terdampak Kekeringan, Droping Air Baru 165 Ribu Liter
Budi Santoso
Senin, 5 Oktober 2020 13:09:42
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Jadi hingga saat ini sudah ada 1.322 KK atau 4.440 jiwa di enam desa yang dilaporkan terdampak kekeringan. Mereka menghadapi masalah krisis air karena sumber-sumber air bersih tidak mencukupi. Saat ini semuanya sudah menyampaikan permohonan bantuan air bersih,” kata Kepala Pelaksana BPBD Jepara Kusmiyanto, Senin (5/10/2020).
Dari laporan yang sudah masuk, BPBD Jepara akhirnya melakukan droping air. Enam desa yang sudah dilakukan droping air adalah Desa Clering, Desa Blingoh, Desa Plajan, Desa Kaliombo, Desa Blimbing dan Desa Panggung. Desa-desa ini sudah didroping air untuk bisa membantu warga dalam mencukupi kebutuhan air bersihnya.
Sejauh ini BPBD Jepara sendiri sudah menyalurkan air bersih sebanyak 165 ribu liter. Air bersih yang disampaikan merupakan bagian dari alokasi anggaran APBD Jepara 2020 dan Perubahan APBD Jepara 2020 ditambah bantuan dari pihak ketiga. Untuk mengatasi kekeringan, BPBD Jepara masih akan terus melakukan droping air bersih bagi wilayah-wilayah yang membutuhkan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



