Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jepara Moh Ali menjelaskan, pihaknya sudah melakukan tracing dan tracking di lingkungan Kantor Camat Tahunan dan anggota keluarga almarhum Eko Kasiono.

Pengambilan swab juga sudah dilakukan terhadap kontak erat dari kasus tersebut. Namun demikian diakui masih belum semuanya bisa disampaikan hasilnya.

“Sejauh yang sudah kami ketahui, untuk kasus Camat Tahunan, dari pihak anggota keluarga sudah dilakukan swab. Dari mereka (keluarga) yang merupakan kontak erat ada satu yang sejauh ini sudah dipastikan terkonfirmasi positif covid. Penanganan lebih lanjut juga masih dilakukan,” ujar Moh Ali, Kamis (19/11/2020).

Sementara itu untuk penanganan di lingkungan kantor Kecamatan Tahunan, sudah dilakukan pengambilan swab terhadap orang-orang yang masuk daftar tracing. Namun pihaknya belum menerima hasil dari swab yang sudah dilakukan tersebut.

Meski begitu proses dekontaminasi di kantor Kecamatan Tahunan sudah dilaksanakan oleh Tim Dekontaminasi dari Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, perkembangan terkini mengenai kasus terkonfirmasi positif Covid di Kabupaten Jepara, menunjukan jumlah semakin meningkat. Berdasarkan data yang ada, saat ini kasus terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 2.429 kasus.Jumlah ini meliputi 2.329 kasus yang melibatkan warga Jepara dan 100 lainnya melibatkan warga dari luar Jepara. Sebanyak 307 orang diantaranya sampai saat ini masih dalam penanganan.“Data terakhir yang kami terima, ada 37 kasus baru sesuai hasil lab yang kami terima pada Rabu (17/11/2020) malam. Dari 37 kasus baru ini ada 34 kasus yang melibatkan warga Jepara adan 3 lainnya merupakan warga dari luar Jepara. Ini jumlah yang paling tinggi dalam pekan ini,” jelas Moh Ali. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler