Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Disdikpora Jepara Agus Tri Harjono membenarkan hal ini. Sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Tengah, rencana pembelajaran tatap muka masih belum diperkenankan. Hal ini berlaku untuk semua jenjang sekolah yang berada di naungan Pemkab Jepara dan Pemprov Jawa Tengah.

”Masa pandemi covid yang menunjukan peningkatan di Jawa Tengah, menjadi alasan mengenai masih dilarangnya pembelajaran tatap muka. Apalagi sudah ada instruksi dari gubernur,” katanya

Mengenai kapan akan dilaksanakan, pihaknya juga menunggu instruksi selanjutnya. Meskipun, simulasi untuk jenjang SMP sudah dilaksanakan, pihaknya memastikan hal tersebut tidak berpengaruh dan akan tetap mematuhi instruksi dari Gubernur.

”Simulasi  merupakan bagian dari persiapan untuk dilaksanakannya pembelajaran tatap muka. Sehingga jika sewaktu-waktu ada instruksi untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka, maka Jepara juga sudah memiliki kesiapannya. Jadi tidak masalah,” ungkapnya.

Sementara itu, para guru dan sekolah diminta untuk tetap meningkatkan kualitas pendidikan secara daring. Masing-masing diminta untuk mengembangkan inovasi di dalam menyampaikan pembelajaran melalui sistem daring ini. Sehingga pembelajaran dapat dilaksanakan efektif dan berkualitas.”Memang situasinya masih belum memungkinkan. Kami berharap pihak sekolah dan para guru untuk tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas mencerdaskan kehidupan bangsa. Harus dikembangkan inovasi-inovasi baru agar murid bisa mendapatkan pembelajaran maksimal,” tambahnya. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler