Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jepara Moh Ali menjelaskan, swab antigen yang dilakukan murni untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Ukir.  Terutama di lokasi-lokasi publik seperti pasar tradisional.

“Mereka yang kedapatan tidak mengenakan masker, langsung kami data dan dilakukan pemeriksaan Swab antigen. Hal ini dilakukan dengan ketegasan dari aparat yang juga dilibatkan. Jadi tidak bisa menolak. Waktunya juga cukup singkat, 15 menit sudah ketahuan hasilnya,” ujar Moh Ali, Selasa (22/12/2020), di Pasar Mindahan.

Ia menyebutkan, dalam operasi yang digelar, sebanyak 29 orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan langsung dijaring. Mereka terdiri dari 20 orang laki-laki dan 9 orang perempuan. Semua merupakan warga yang berkunjung di Pasar Mindahan Batealit. Dari hasil pemeriksaan swab antigen yang dilakukan, ke-29 orang yang diperiksa, semuanya dinyatakan non-reaktif.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jepara Abdul Syukur menyatakan, operasi Yustisi PKM yang dilaksanakan Selasa (22/12/2020) dilaksanakan dengan meilibatkan banyak pihak. Dari pihaknya ada 20 orang petugas yang dilibatkan.

Kemudian dari Polres Jepara 20 orang personel, TNI dari Kodim 0719 Jepara 10 orang personel, DKK 8 orang petugas dan Puskesmas Batealit 6 orang petugas. Selain itu juga masih melibatkan personel anggota Polsek Batealit dan anggota TNI Koramil Batealit.

Operasi Yustisi PKM kali ini digelar dengan format yang lebih tegas, yakni dengan menerapkan kebijakan untuk melakukan swab antigen. Langkah ini diharapkan bisa memperbaiki kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.Apalagi, saat ini Jepara sudah kembali masuk ke Zona Merah, setelah muncul banyaknya kasus-kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Karena itu, ada langkah-langkah yang lebih tegas di dalam penanganan Covid-19 di Jepara.“Bagi pelanggar protokol Covid-19 memang akan langsung dilakukan swab Antigen. Langkah ini di lapangan bisa saja membuat masyarakat menjadi jera. Karena selama ini memang banyak yang enggan jika diperiksa sample swab-nya,” ujar Abdul Syukur. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler