Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mayat tersebut diketahui sebagai H Kasturin (83), warga Sinanggul yang sudah sejak sehari sebelumnya dilaporkan hilang tidak kembali ke rumah.

Menurut keterangan M Zaennudin, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Kasturin sebelumnya memang dikabarkan hilang, sejak Kamis (7/1/2021).

Pada Kamis (7/1/2021), sekitar jam 09.00 WIB, korban meninggalkan rumah. Pihak keluarga menganggap hal itu merupakan kebiasaan dari korban. Biasanya, setelah keluar rumah, korban pulang sekitar jam 12.00 WIB siang, untuk makan siang.

“Biasanya korban sudah kembali kerumah untuk makan siang. Tetapi kemarin, korban belum juga kembali meski sudah sore.  Karena kondisi saat itu hujan deras dan rumah korban dekat dengan sungai akhirnya keluarga memutuskan melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak-pihak terkait,” ujar M Zaenudin, Jumat (8/1/2021) usai melakukan evakuasi korban.

Dijelaskan oleh M. Zaenuddin, upaya pencarian terhadap korban dilakukan sejak adanya laporan mengenai hilangnya korban. Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan menyusuri sungai Tambak Tempur, yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban. Pencarian dimulai pada hari Kamis (7/1/2021) sejak jam 20.00 WIB sebelum dihentikan sementara.

Pada Jumat (8/1/2021) pagi, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap korban. Hingga akhirnya pada sekitar jam 09.30 WIB, korban ditemukan dalam posisi mengapung. Tubuh korban terbalik, dengan bagian belakang berada di atas air. Sedangkan sebagian badan bagian atas dan kepalanya berada di bawah air.“Pada pencarian pagi ini, kami dari Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban. Lokasinya di sungai Tambak Tempur yang berjarak sekitar 3 Km dari rumah korban. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas M. Zaenuddin.Jenazah korban, selanjutnya dibawa ke Puskesmas Mlonggo, untuk diperiksa kondisinya. Kemudian setelah semuanya dinyatakan tidak ada masalah, akhirnya dikembalikan ke pihak keluarga. Pemakaman akan dilaksanakan pihak keluarga pada sore hari ini. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler