Puluhan Warga Berburu Batu Bara di Pantai Sikembu Jepara, Diduga dari Tongkang yang Dihantam Ombak
Budi Santoso
Jumat, 15 Januari 2021 11:17:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Jepara - Warga sekitar Pantai Sikembu, Mulyoharjo, Jepara ramai-ramai memunguti batu bara di sekitar pantai setempat. Batu bara tersebut diduga tumpah saat kapal tongkang pengangkut dihantam ombak.
Nining (36), warga Bandengan, mengaku sengaja mengumpulkan batu bara tersebut sejak dua hari lalu. Di hari pertama, ia bahkan sempat mendapat lima karung, kemudian hari berikutnya tiga karung.
“Rencananya akan saya gunakan untuk memasak. Kalau ada yang mau membeli ya akan saya jual juga. Harganya sekitar Rp 1.200 per kilonya. Pertama kali ikut mungut saya dapat lima karung, lalu tiga karung. Hari ini belum bisa dipastikan dapat berapa,” kata Nining di Pantai Sikembu, Jumat (15/1/2021).
Disinggung terkait dari kapal mana, ia mengaku tidak tahu. Hanya, menurut beberapa orang, kapal batu bara dari PLTU Tanjung Jati B memang sempat berlindung saat dihempas ombak, sehingga muatannya tumpah.
"Kabarnya begitu, tapi saya tak tahu pastinya, kapal mana yang dihempas ombak," terangnya.
Sementara itu, Asroni (42), warga Ujung Batu, Jepara menyatakan batu bara ini diduga berasal dari muatan kapal tongkang yang terkena ombak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Sejumlah warga mengumpulkan batu bara yang berserakan di Pantai Sikembu Jepara. (MURIANEWS/Budi Erje)[/caption]
MURIANEWS, Jepara - Warga sekitar Pantai Sikembu, Mulyoharjo, Jepara ramai-ramai memunguti batu bara di sekitar pantai setempat. Batu bara tersebut diduga tumpah saat kapal tongkang pengangkut dihantam ombak.
Nining (36), warga Bandengan, mengaku sengaja mengumpulkan batu bara tersebut sejak dua hari lalu. Di hari pertama, ia bahkan sempat mendapat lima karung, kemudian hari berikutnya tiga karung.
“Rencananya akan saya gunakan untuk memasak. Kalau ada yang mau membeli ya akan saya jual juga. Harganya sekitar Rp 1.200 per kilonya. Pertama kali ikut mungut saya dapat lima karung, lalu tiga karung. Hari ini belum bisa dipastikan dapat berapa,” kata Nining di Pantai Sikembu, Jumat (15/1/2021).
Disinggung terkait dari kapal mana, ia mengaku tidak tahu. Hanya, menurut beberapa orang, kapal batu bara dari PLTU Tanjung Jati B memang sempat berlindung saat dihempas ombak, sehingga muatannya tumpah.
"Kabarnya begitu, tapi saya tak tahu pastinya, kapal mana yang dihempas ombak," terangnya.
Sementara itu, Asroni (42), warga Ujung Batu, Jepara menyatakan batu bara ini diduga berasal dari muatan kapal tongkang yang terkena ombak.
Menurut informasi yang didapatkannya, kapal tongkang tersebut kandas sekitar dua pekan lalu. Muatannya tumpah ke laut, dan dalam beberapa hari ini tersapu ombak, hingga memenuhi pinggiran pantai.
“Saya ikut mengumpulkan batu bara ini. Belum tahu nanti akan diapakan. Kalau laku dijual ya nanti akan saya jual, nanti kalau ada yang mau beli. Kalau tidak ya nanti buat masak sendiri saja,” ujar Asroni.
Dalam beberapa pekan terakhir, cuaca di perairan Jepara memang memburuk. Beberapa kapal, termasuk kapal tongkang pengangkut batu bara untuk kebutuhan PLTU Tanjung Jati B, juga ada yang bersandar di sekitar Pulau Panjang. Lokasinya memang tidak jauh dari Pantai Sikembu yang berada di sisi Timurnya.
Reporter: Budi Erje
Editor: Supriyadi