Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi Rabu (3/2/2021) petang menimbulkan bencana di Desa Bungu, Kecamatan Mayong, Jepara. Sebuah selepan padi milik warga setempat diketahui roboh rata dengan tanah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun kejadian ini sempat menimbulkan was-was warga.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBDa) Jepara, Arwin Nor Isdiyanto menyatakan, kejadian ini berlangsung pada Rabu (3/2/2021) sore. Hujan deras disertai angin merobohkan selepan padi milik Sutriman warga RT 4 RW 3 Desa Bungu.

"Semua bagian rumah (selepan padi) dilaporkan roboh karena tidak kuat diterpa angin kencang dan hujan deras yang terjadi. Kejadian ini memang sempat menimbulkan kecemasan warga sekitar," ujar Arwin Noor Isdianto, Rabu (3/2/2021) malam.

Kerugian dari robohnya bangunan penggilingan padi ini ditaksir sekitar Rp 20 juta. Selain bangunan yang roboh rata dengan tanah, diketahui mesin selepan padi milik sutriman juga rusak. Namun masih cukup beruntung kerusakannya masih dalam kategori rusak ringan.

Warga dan sejumlah relawan sudah melakukan gotong royong untuk mengatasi persoalan. Material bangunan yang roboh langsung di bersihkan. Termasuk mesin selep padi juga sudah diamankan di tempat terlindung."Kami menerima laporan ini baru beberapa waktu yang lalu. Kejadiannya baru sore tadi. Upaya pembersihan puing-puing sudah dilakukan," tambah Arwin Noor Isdiyanto. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler