Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Bencana banjir dan tanah longsor terjadi di Dukuh Tempur, Desa Sumberejo, Kecamatan Donorojo, Jepara, Sabtu (13/2/2021) pagi. Kejadian ini menimbulkan kerusakan di tiga rumah milik warga.

Hingga Sabtu (13/2/2021) siang masyarakat masih bergotong royong melakukan pembersihan sungai dan rumah warga yang rusak.

Kepala Pelaksana Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) Jepara Arwin Noor Isdiyanto menyatakan, bencana yang terjadi disebabkan karena sumbatan pada Sungai Dukuh Tempur.

Sebatang pohon randu dan rumpun bambu yang terbawa banjir menyangkut di jembatan sebelah Masjid di wilayah RT 1 RW 1, Sumberejo. Akibatnya air meluap hingga menimbulkan gerusan pada tanah hingga menimbulkan longsor.

"Ada tiga rumah warga yang mengalami kerusakan. Air banjir yang menimbulkan longsor. Dampaknya rumah warga ada yang kena di beberapa bagian hingga roboh," kata Arwin Noor Isdianto, Sabtu (13/2/2021).

Rumah warga yang mengalami kerusakan, masing-masing milik Ibu Aslikah, Sapuan, dan Kafid. Semua merupakan warga di wilayah RT 1 RW 1 Dukuh Tempur Desa Sumber Rejo. Kerugian secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp 70 juta.

Bagian rumah ibu Aslikan dan Kafid mengalami kerusakan pada bagian bangunan yang difungsikan sebagai dapur. Bangunan tersebut berukuran cukup luas mencapai kurang lebih 9x7 meter.
Bagian rumah ibu Aslikan dan Kafid mengalami kerusakan pada bagian bangunan yang difungsikan sebagai dapur. Bangunan tersebut berukuran cukup luas mencapai kurang lebih 9x7 meter.Akibat terjangan banjir yang membawa longsoran, bangunan ini roboh rata dengan tanah. Kejadian ini sempat membuat pemiliknya shok, lantaran semua benda yang ada di dalamnya tertimbun longsoran."Dari laporan yang kami terima, semua perlengkapan dapur dan benda yang ada di dalam bangunan sebagian besar tertimbun longsoran. Termasuk juga hewan ternak ayam dan bebek. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun bagian bangunan ini rata dengan tanah," tambah Arwn Noor Isdiyanto.Sedangkan rumah milik Sapuan, bagian yang rusak adalah kandang kambing dan dapur. Bangunan yang terbuat dari kayu dan genteng pres mengalami kerusakan. Kandang kambing diketahui roboh, sementara bagian dapur, meski masih berdiri, namun material longsor masuk dalam bangunan.Saat ini BPBD Jepara sudah mengirimkan tim untuk melakukan pemetaan lokasi kejadian. Selain itu juga sudah disampaikan sejumlah bantuan. Masyarakat juga sudah mulai melakukan pembersihan material dari bencana yang terjadi. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler