Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jepara Selasa (16/2/2021) pagi membuat dua tempat longsor. Longsor kali ini, terjadi di daerah perkotaan tepatnya Kelurahan Pengkol, Kecamatan Kota Jepara, dan jalan Desa Tunahan, Kecamatan Keling, Jepara amblas.

Kepala Pelaksana BPBD Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menyatakan, untuk bencana tanah longsor, saat ini memang sudah mulai banyak terjadi di beberapa wilayah. Selain di area perbukitan di wilayah utara Jepara, potensi yang sama bisa saja terjadi di wilayah perkotaan.

Hal ini dibuktikan dengan terjadinya longsor di Gang Kayu Tangan RT 3 RW 6, Kelurahan Pengkol, Jepara. Meski taka da korban jiwa, namun kerugian yang muncul ditaksir mencapai sekitar Rp 15 juta.

“Jadi jangan dikira kalau di wilayah kota tidak bisa terjadi longsor. Potensi bencana longsor dan bajir saat masih tetap  bisa terjadi di berbagai wilayah. Apalagi saat ini hujan yang datang intensitas dan debitnya juga tinggi,” ujar Arwin Noor Isdiyanto, Selasa (16/2/2021).

Kejadian longsor juga terjadi di Desa Tunahan Keling, Jepara, Selasa (16/2/2021). Persisnya, longsor tersebut terjadi di Dukuh Karagan RT 14 RW 04, Desa Tunahan. Hujan Deras yang  terjadi mengakibatkan longsoran di akses jalan desa setempat.
Kejadian longsor juga terjadi di Desa Tunahan Keling, Jepara, Selasa (16/2/2021). Persisnya, longsor tersebut terjadi di Dukuh Karagan RT 14 RW 04, Desa Tunahan. Hujan Deras yang  terjadi mengakibatkan longsoran di akses jalan desa setempat.Karena gerusan air, bagian jalan diketahui amblas sepanjang kurang lebih enam meter dan lebar 2,5 meter. Sedangkan ketinggian longsoran yang terjadi mencapai tiga meter. Dampaknya akses jalan desa setempat sempat terputus.“Kami sudah melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan penanganan. Mudah-mudahan tidak ada lagi bencana di wilayah Jepara,” tambah Arwin Noor Isdiyanto. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News