Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Jepara - Datangnya musim hujan ternyata membawa ratusan meter kubik sampah di kawasan pantai di Jepara. Hal ini terutama di kawasan pantai yang berada dekat dengan muara sungai.

Sampah-sampah yang terbawa dari aliran sungai, memenuhi pinggiran pantai. Salah satunya terjadi di Pantai Pailus, Mlonggo, Jepara yang sejauh ini sudah menjadi salah satu destinasi wisata di Jepara.

Tumpukan sampah di Pantai Pailus menimbulkan keprihatinan sejumlah mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara. Mereka yang kebetulan tengah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Desa Suwawal, Mlonggo, akhirnya berinisiatif melakukan kegiatan bersih pantai, Selasa (16/3/2021).

Muhammad Syaifur Roqib, koordinator lapangan sekaligus koordinator Tim KKN Unisnu Kelompok 8 di Desa Suwawal, mengatakan, untuk kegiatan bersih pantai tersebut pihaknya akhirnya melibatkan sejumlah komunitas.

Mereka yang diajak untuk bersama-sama melakukan bersih pantai adalah kelompok IPNU-IPPNU Desa Karanggondang, DKAC Mlonggo dan para Santri Amtsilati Dukuh Pailus, Desa Suwawal. Selain itu, pihaknya juga menggandeng kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jepara.

”Kami merasa perlu untuk melakukan sesuatu melihat kondisi pantai yang saat ini kotor karena sampah. Kebetulan kami sedang KKN di sini, dan alhamdulilah inisiatif kami ini mendapatkan dukungan dari beberapa pihak. Mudah-mudahan, apa yang kami lakukan bisa memberi kenyamanan pada masyarakat di Pantai Pailus,” ujar Syaifur Roqib, Selasa (16/3/2921).

Dari kegiatan bersih Pantai Pailus ini, para mahasiswa dan para peserta kegiatan berhasil mengumpulkan puluhan meter kubik sampah. Setelah dikumpulkan, sampah yang jumlah mencapai satu truk ATV itu kemudian dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bandengan Jepara. Sampah yang dibersihkan terdiri dari berbagai jenis. Namun paling dominan memang sampah plastik, yang menyebar di sepanjang pantai.Rektor Unisnu Jepara, Sa’dullah Assa’idi, yang juga ikut bergabung dalam kegiatan ini menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang dilakukan para mahasiswanya. Program kegiatan seperti ini memang sederhana.Namun demikian dampaknya bisa dirasakan semua pihak. Setelah kegiatan ini, pihaknya berharap ada upaya yang sama nantinya bisa dilakukan oleh masyarakat. Sehingga kebersihan pantai bisa terus terjaga dengan baik.”Kamis sampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif ini. Program ini sangat baik untuk bisa dilakukan secara kolektif. Menjaga kelestarian alam adalah tanggung jawab bersama, tentu saja,” ujar Sa’dullah Assa’idi, dalam kesempatan yang sama. Reporter: Budi ErjeEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler