Satpol PP Tutup Karaoke Berkedok Salon Kecantikan di Kudus
Cholis Anwar
Senin, 2 April 2018 17:32:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Penutupan itu dilakukan setelah sebelumnya petugas telah memberikan peringatan secara tertulis kepada pengelola. Hanya, peringatan itu tidak diindahkan. Akibatnya ada upaya penutupan paksa dari aparat.
Kasatpol PP Kudus Djati Solechah mengatakan, sebelum penutupan pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian maupun Kodim Kudus. Hanya, disaat yang bersamaan, sejumlah elemen masiayarakat juga ikut menolak adanya tempat karaoke tersebut.
"Kami langsung mengajak pemuda yang melakukan demonstrasi tadi untuk menutup Clarisa," ujarnya.
[caption id="attachment_139847" align="aligncenter" width="715"]
Penyegelan tempat karaoke berkedok salon yang dilakukan Satpol PP disaksikan langsung ormas kepemudaan, Senin (2/4/2018). (MuriaNewsCom/Cholis Anwar)[/caption]Pada saat penutupan, petugas sempat membongkar paksa pintu salon, lantaran digembok dari luar. Lalu, petugas memeriksa hingga ke bagian dalam. Ternyata, ditemukan ada room yang dulunya sempat digunakan untuk karaoke, tetapi terlihat sudah lusuh.
Tak lama, petugas langsung mendirikan papan peringatan penutupan, tepat di depan salon. Selain itu, petugas juga memberikan garis pembatas agar tidak ada lagi pengunjung yang masuk.
"Kami sudah berusaha melakukan pemantauan dan penutupan sejumlah tempat karaoke. Tapi kami yakin, sampai saat ini juga masih ada yang buka," imbuh Djati.
- Keracunan Jamu Manten, Pengantin Wanita di Kudus Dilarikan ke Rumah Sakit, Bibi Tewas
- Karaoke di Kudus Disinyalir ada Backing Oknum Aparatur Pemerintah
- Persatuan Ormas Pemuda Kudus Tuntut Tutup Karaoke
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



