Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Muhajir, Kepala Ruang Boegenvil lantai 3, tempat Umi dirawat mengatakan, secara umum kondisi Umi saat ini sudah membaik. Selang yang dipasang di mulutnya, yang digunakan untuk mengelurkan racun jamu manten, hari ini sudah dibuka oleh dokter.

"Tadi juga sudah diperkenankan untuk minum, tatapi untuk makan belum dibolehkan. Karena, dokter menyarankan agar kondisi perut tetap kosong selama masa pembuangan racun di dalam lambung," ujarnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (3/4/2018).

Baca Juga:
Rencananya, besok (4/4/2018) dokrer akan melakukan evaluasi lanjutan. Apabila hasilnya bagus, maka pasien diperkenankan untuk makan. Akan tetapi apabila kondisinya melemah, dokterakan melakukan tindakan lain."Kita lihat saja hasilnya besok. Secara keseluruhan, tiap hari kondisinya semakin membaik. Semoga saja besok kondisinya juga baik," harapnya.Ditanya tentang rencana kepulangan, pihak RSUD belum bisa memastikan. Hanya, sejumlah upaya akan dilakukan untuk menjaga kesehatan pasien dan membuang racun yang ada di dalam tubuhnya."Untuk sementara, kami tidak bisa memastikan kapan umi akan pulang. Karen evaluasi masih terus dilakukan," tandasnyaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler