Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Salah satu orator, Warsito mengatakan, Sungai Juwana sudah sering kali meluap apabila musim hujan. Warga dibantaran sungai tersebut juga sangat gelisah karena banjir. Untuk itu, pihaknya meminta ada nirmalisasi Sungai Juwana.

"Bertahun-tahun kami sudah menderita. Banjir sering kali datang saat musim hujan. Katanya mau ada normalisasi, tetapi sampai saat ini tidak ada realisasinya," ujar warsito saat orasi di depan kantor DPRD Pati, Kamis (5/4/2018).

Tidak hanya rumah warga yang terkena banjir, tetapi sawah-sawah warga juga tidak bisa ditanami. Sehingga, aktivitas pertanian mati total.

"Maka dari itu, kami meminta agar ketua DPRD pati maupun Bupati Pati menyampaikan aspirasi kami kepada Presiden Joko widodo," tegasnya.
Mereka meminta agar pada tahun 2019 mendatang, Sungai Juwana sudah dinormalisasi sehingga tidak ada lagi banjir dan pertanian warga tetap berjalan."Rakyat sudah bersatu dan bertekad untuk menuntut adanya normalisasi. Apabila tidak dinormalisasi, kami akan boikot pemilu 2019," tandasnyaEditor: SupriyadiBaca: 10 Ribu Petani Demo di Alun-alun Pati, Polres Terjunkan 451 Personel untuk Pengamanan

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler